RADAR JOGJA - Nama yang diberikan kepada anak laiknya menyematkan doa dan harapan. Sesuatu yang baik.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pun demikian. Dia memberikan nama yang cukup unik untuk ketiga anaknya.
Anak pertama, perempuan, diberi nama Jian Ayune Sundul Langit. Rangkaian empat kata itu lekat dengan bahasa Jawa. Bisa diartikan sungguh kecantikannya sampai menyundul langit. Saking cantiknya.
Dewi Songgolangit merupakan putri yang cantik jelita dan berbudi pekerti yang baik. Prabu Klono Sewandono ingin mempersunting Dewi Songgolangit.
Tapi, Dewi Songgolangit punya syarat. Setelah meminta petunjuk dari Sang Hyang Widhi, Dewi Songgolangit meminta Prabu Klono membuat pertunjukan belum pernah ada sebelumnya.
Nama yang unik sempat membuat Jian Ayune Sundul Langit tidak jadi kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta. Jian yang lahir 11 Januari 2001 itu berniat kuliah di UGM.
Tapi, akhirnya dia memutuskan untuk tidak kuliah di UGM. Dia memilih pindah ke Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung.
‘’Anaknya malu saat di UGM, akhirnya pindah ke Unpad,’’ kata Kang Giri.
Selain Jian, Kang Giri juga memberi nama yang khas untuk dua anaknya yang lain.
Putra kedua yakni Lintang Panuntun Kolbu. Putra ketiga yakni Gibran Cahyaning Pangeran.
‘’Lintang (anak kedua) harapannya bisa menuntun, menjadi cahaya penerang kalbu. Kalau Gibran (anak ketiga) karena suka baca bukunya Kahlil Gibran,’’ ungkapnya.
Menurutnya, nama-nama yang diberikan kepada ketiga anaknya sudah disepakati oleh istrinya, Susilowati. (gen/kid)