RADAR JOGJA - Rombongan jamaah haji asal Kabupaten Sleman kloter 44 SOC tiba di Tanah Air, Rabu (19/7/23). Total ada 360 jamaah yang disambut keluarganya di Masjid Agung Dr. Wahidin Soedirohoesoedo, Sleman. Dari jumlah tersebut, lima jamaah haji meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji.
Kepala Kantor Kementerian Agama Sleman Sidik Pramono mengungkapkan, ada lima jamaah haji yang meninggal dunia di Arab Saudi. Kelimanya berasal dari beberapa kecamatan di Sleman. Kelimanya yakni, Sugaib Martoyo Darmo warga Tlogoadi, Mlati; Ngadirin Karijo Dimejo, Bokoharjo, Prambanan; Ngadijanto Guno Widjarjo, Sidokarto, Godean; Sardi Padmo Widjoyo warga Wedomartani, Ngemlak, dan Siti Munawaroh Muchit, Condongcatur, Depok. "Kelimanya meninggal di Arab Saudi saat sedang ibadah haji 2023 dengan hari yang berbeda-beda," ujarnya.
Selain itu, ada juga satu jamaah haji yang gagal berangkat. Penyebabnya karena dilanda sakit sehingga batal berangkat atas nama Waji Pawiro Dinomo warga Sayegan.
Sementara itu setibanya di Sleman, jamaah haji disambut oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Demi menghindari kerumunan, pihak keluarga yang hadir pun diwajibkan datang membawa surat undangan yang telah dibagikan sebelumnya. Sehingga, membludaknya massa dapat diantisipasi.
Kustini berharap pelaksanaan ibadah haji, dapat meningkatkan ukhuwah Islamiah serta menjalin hubungan yang baik antar umat beragama. "Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sleman kami mengucapkan selamat datang kepada bapak ibu semua. Alhamdulillah bapak ibu semua telah kembali dalam keadaan selamat dan sehat," katanya. (cr3/bah)