Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Keris Naga Siluman Milik Pangeran Diponegoro Pernah Dirampas Belanda, Kembali setelah 90 Tahun

Amin Surachmad • Selasa, 18 Juli 2023 | 04:01 WIB
PUSAKA: Keris Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro. (Dok Kemendikbud)
PUSAKA: Keris Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro. (Dok Kemendikbud)

RADAR JOGJA - Usulan pemindahan makam Pangeran Diponegoro oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menuai beragam pembicaraan. Raja Keraton Jogja, Hamengku Buwono (HB) X tidak sepakat dengan usulan tersebut.

Terlepas dari hal tersebut, Pangeran Diponegoro adalah pahlawan nasional yang menghadapi penjajah Hindia Belanda. Panglima dalam Perang Jawa yang terjadi 1825 sampai 1850.

Usai perang besar tersebut, keris milik Pangeran Diponegoro, yakni Naga Siluman. Dirampas oleh pemerintah Hindia Belanda. Tepatnya, setelah Pangeran Diponegoro ditangkap di rumah Karesidenan Kedu di Magelang.

Keris diambil oleh Kolonel Jan-Baptist Cleerens. Dia lantas memberikan keris Naga Siluman sebagai hadiah kepada Raja Willem I pada 1831. Keris itu disimpan di Belanda.

Keberadaan keris Naga Siluman sempat dikabarkan hilang. Setelah dilakukan pencarian, keris tersebut ternyata berada di Museum Volkenkunde yang terletak di Kota Leiden, Belanda.

Keris milik Pangeran Diponegoro Naga Siluman kini menjadi milik Republik Indonesia. Setelah sekitar 90 tahun dikuasai Belanda, keris Naga Siluman dikembalikan ke pemerintah Indonesia.

Keris diserahkan Menteri Pendidikan Belanda Ingrid Katharina van Engelshoven kepada Duta Besar Indonesia untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag pada 3 Maret 2020. Duta besar lantas menyerahkan keris ini kepada Museum Nasional Indonesia.

Saat berkunjung ke Indonesia pada 10 Maret 2020, keris Naga Siluman diserahkan Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima kepada Presiden Joko Widodo. Penyerahan dilakukan di Istana Kepresidenan Bogor.

Editor : Amin Surachmad
#Naga Siluman #perang jawa #Pangeran Diponegoro