Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sedekah Energi Hadirkan Listrik Bertenaga Surya untuk Masjid Al Muharram Jogjakarta

Fahmi Fahriza • Senin, 17 Juli 2023 | 18:06 WIB
RAMAH LINGKUNGAN: Panel surya dihadirkan di masjid Al Muharram guna melengkapi komitmen menjadi masjid percontohan dengan konsep ramah lingkungan. (Dok Humas Masjid Al Muharram)
RAMAH LINGKUNGAN: Panel surya dihadirkan di masjid Al Muharram guna melengkapi komitmen menjadi masjid percontohan dengan konsep ramah lingkungan. (Dok Humas Masjid Al Muharram)

 

BANTUL - Jamaah Masjid Al Muharram yang berada di Dusun Brajan, Tamantirto, Kabupaten Bantul, kini dapat menjalankan ibadah dengan dukungan listrik yang sepenuhnya bersumber dari energi matahari. Ini berkat program Sedekah Energi yang diinisiasi oleh MOSAIC atau Kolaborasi Umat Islam untuk dampak iklim.

Panel surya yang dipasang berkapasitas total 4.280 WP. Bermanfaat memenuhi berbagai kebutuhan listrik operasional masjid hingga kegiatan lingkungan dan sosial warga.

Dewan Pengarah MOSAIC Gatot Supangkat mengatakan, selain menjadi rumah ibadah masjid juga berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat dan penyebaran syiar Islam. Dia mengapresiasi berbagai inisiatif lingkungan di Masjid Al Muharram yang menunjukkan komitmen nyata bagaimana ajaran Islam sangat terkait dan peduli terhadap pelestarian lingkungan.

"Panel surya tersebut dihadirkan sebagai komitmen Masjid Al Muharram yang menjadi masjid percontohan dengan konsep ramah lingkungan," jelasnya, Sabtu (15/7).

Melalui Sedekah Energi, MOSAIC berupaya mendorong penggunaan energi yang tidak merusak lingkungan dan minim emisi sebagai salah satu solusi dari krisis iklim. Selain itu, MOSAIC juga mendorong kolaborasi kelompok muslim.

“Melalui MOSAIC dan Sedekah Energi, kami berharap akan semakin banyak masjid yang terinspirasi untuk menerapkan inisiatif yang sama seperti Al Muharram. Dengan terwujudnya keterlibatan komunitas Islam dalam upaya kolaborasi, kami percaya dampak negatif perubahan iklim di Indonesia dapat kita hadapi dengan lebih baik,” beber Gatot.

Inisiatif sedekah energi ini dilaksanakan di masjid Al Muharram yang letaknya tidak jauh dari pusat kota, dan diharapkan jadi salah satu solusi bagi segenap warga setempat yang masih sering terkendala dengan ketersediaan listrik.

“Masalah kami termasuk masih sering mati listrik. Ketika tidak ada penerangan, di waktu shalat itu adzan tidak dapat berkumandang dan jamaah perlu menggunakan gawai sebagai alat penerangan," jelas Ketua Takmir Masjid Al Muharram Ananto Isworo.

Delapan panel surya dengan masing-masing kapasitas 535 WP, dua unit inverter, dan dua unit baterai kini telah terpasang. Mampu memenuhi seratus persen kebutuhan listrik masjid yang menjadi pusat aktivitas ibadah dan sosial bagi lebih dari 600 jamaah ini.

Listrik yang dihasilkan juga akan membantu penerangan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah PAUD dan kegiatan sosial warga lainnya.

“Memiliki panel surya merupakan cita-cita kami sejak lama karena kami ingin mewujudkan eco-masjid secara menyeluruh setelah menerapkan konsepnya di berbagai aspek seperti arsitektur bangunan, sumur resapan, penghijauan, dan program sedekah sampah,” tambah Ananto

Pelatihan tentang pengoperasian dan perawatan panel surya juga telah diberikan kepada 17 orang laki-laki dan 13 orang perempuan jamaah setempat. Melalui transfer pengetahuan ini diharapkan warga dan jamaah dapat mengambil peran dalam pemeliharaan mandiri sehingga panel surya dapat berfungsi dengan baik hingga 25 tahun mendatang.

Koordinator Sedekah Energi Elok Faiqotul Mutia menjelaskan, sedekah energi di Jogja ini terwujud dari berbagai upaya kampanye digital dan crowdfunding yang sebelumnya dilakukan. Di mana, 5.538 orang telah ikut bersedekah energi hanya dalam waktu dua bulan saja.

"Ini menunjukkan antusiasme yang besar dari komunitas muslim untuk ikut berkontribusi mewujudkan energi terbarukan, khususnya melalui pemakmuran masjid," sebutnya.

Konsep sedekah yang diperkenalkan juga terjadi secara dua arah dimana terwujud sedekah untuk pengadaan teknis panel surya berikut peningkatan kapasitas masyarakat, serta sedekah dari masyarakat sekitar untuk mengelola dan merawat sistem panel surya tersebut.

Sedekah Energi adalah salah satu program lanjutan dari Kongres Umat Islam untuk Indonesia Lestari yang mulai diinisiasi pada 2021. MOSAIC merupakan kolaborasi hasil kerja sama berbagai elemen masyarakat. Yakni, organisasi Islam, media, hingga akademisi dan lembaga nirlaba yang berfokus pada solusi permasalahan iklim dan inovasi untuk mengurangi dampak negatif dari perubahan iklim. (iza)

Editor : Amin Surachmad
#listrik #sedekah #energi matahari