Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pelaku Mutilasi di Sleman Akhirnya Dibekuk Polisi, Motifnya Belum Diketahui

Khairul Ma'arif • Minggu, 16 Juli 2023 | 18:37 WIB
TANGKAP: Salah seorang pelaku mutilasi di Sleman saat jumpa pers doli Polda DIY. (Khairul Ma
TANGKAP: Salah seorang pelaku mutilasi di Sleman saat jumpa pers doli Polda DIY. (Khairul Ma

SLEMAN - Pelaku mutilasi yang potongan tubuhnya ditemui di dua lokasi Kabupaten Sleman akhirnya dibekuk polisi. Pelaku berjumlah dua orang yang berjenis kelamin pria. Meski pelaku sudah ditangkap tetapi motifnya belum diketahui.

"Pelaku diamankan di Bogor, Jawa Barat. Masih dilakukan pendalaman (motifnya, Red), kami fokus ke pengungkapan," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi kepada wartawan, Minggu (16/7).

Dia menambahkan, dua pelaku berinisial W warga Magelang dan RD warga DKI Jakarta. Pelaku berada di luar kota merupakan sebagai upaya untuk melarikan diri atas perbuatannya.

Endriadi mengungkapkan, kedua pelaku dapat ditangkap usai melakukan serangkaian penyelidikan. Identitas korban yang dimutilasi sudah diketahui yakni berjenis kelamin pria inisial R. "Yang bersangkutan adalah mahasiswa di perguruan tinggi swasta di DIY," tambahnya.

Setelah dilakukan pendalaman berdasarkan digital forensik, pengolahan TKP dan informasi lapangan yang didapat berkesimpulan pada dua pelaku yang suda dibekuk. Selain itu, ada beberapa barang bukti yang disita dari dua pelaku. Uniknya ada beberapa barang bukti alat rumah tangga seperti kompor gas.

"Barang bukti itu kami temukan di TKP di kos-kosan terduga pelaku, nanti hasil intensifnya akan kami sampaikan lagi, tetapi yang jelas kami amankan ada hubungannya dengan tindak pidana dan peristiwa tersebut (mutilasi, Red)," ungkapnya.

CEPAT: Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi kepada wartawan, Minggu (16/7).
CEPAT: Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi kepada wartawan, Minggu (16/7).

Endriadi menyebut jika antara pelaku dengan korban saling mengenal sebagai teman. Proses mutilasi yang dilakukan para pelaku belum dapat dirinci seperti apa runtutannya karena masih dalam pendalaman. Eksekusi mutilasi yang dilakukan oleh kedua pelaku terhadap korban R dilakukan di kos-kosan pelaku yang berada di Triharjo, Sleman.

Sebelumnya diketahui, potongan tubuh yang pertama kali ditemukan di Dusun Kelor, Bangunkerto, Turi, Sleman pada Rabu (12/7) malam. Selanjutnya, beberapa hari berselang pada Sabtu (15/7) kembali ditemukan potongan tubuh berupa kepala dan tangan di Merdikorejo, Tempel. Dari pengungkapan kepolisian potongan tubuh yang ditemui di dua lokasi berbeda memiliki keterkaitan.

Endriadi menyampaikan, jika potongan tubuh di Tempel dapat diketahui usai melakukan penangkapan terhadap dua pelaku. "Tersangka ditangkap di Bogor, Jawa Barat, perjalanan ke sini kami mengintrograsi di mana mereka membuang potongan-potongan tersebut," ucapnya. Sementara itu, untuk waktu eksekusi dimutilasi belum juga dapat disimpulkan karena masih pendalaman.

Saat dibekuk kedua pelaku tidak melakukan perlawanan sedikit pun terhadap petugas kepolisian. Status kedua pelaku merupakan karyawan tidak ada yang berstatus mahasiswa. "Karyawan kuliner dan penjual kue," ungkap Endriadi.

Pencarian potongan tubuh masih terus dilakukan meski pelaku sudah ditangkap. Saat ini sudah ada beberapa potongan tubuh yang ditemukan dari sekitar lima lokasi berbeda.

Endriadi mengatakan kedua pelaku dijerat dengan Pasal 340 Tentang Pembunuhan Berencana. Namun, dia belum dapat memastikan, dalam proses awal meninggalnya karena masih dilakukan pendalaman. (cr3)

Editor : Amin Surachmad
#mutilasi #Sleman #POLDA DIY