MUNGKID - Rombongan jemaah haji dari Kabupaten Magelang akhirnya tiba di Pendopo drh Soepardi, Setda Kabupaten Magelang sekitar pukul 07.20 Jumat (14/7). Mereka merupakan kloter 25.
Saat turun dari bus, tangis haru dan rona bahagia terpancar dari wajah para jemaah. Keluarga, sanak saudara, dan tetangga menyambutnya dengan antusias dan penuh sukacita.
Meski gerimis, tak menyurutkan mereka menyambut para jemaah haji. Namun, dari total 1.321 jemaah haji yang berangkat, delapan di antaranya meninggal di Tanah Suci.
Jemaah haji asal Secang Sri Asriyah, 60, mengaku senang lantaran sudah tiba di Magelang dengan selamat. Selama beribadah, dia mengaku tidak percaya bisa menapakkan kakinya di Tanah Suci.
"Alhamdulillah, sampai dengan selamat. Banyak-banyak bersyukur pokoknya, bisa kembali berkumpul dengan anak-anak dan cucu," ujarnya kepada Radar Jogja, Jumat (14/7).
Dia menyebut, ada beberapa orang yang meninggal saat menjalankan ibadah haji. Hanya saja, dia tidak tahu pasti jumlah jemaah yang meninggal. Asriyah menilai, usia yang sudah lanjut dan penyakit yang diderita, membuat para jemaah itu meninggal.
Sementara itu, Bupati Magelang Zaenal Arifin turut menyambut kepulangan para jemaah haji. "Alhamdulillah semuanya dalam kondisi yang bahagia. Semoga menjadi haji yang mabrur," harapnya. (aya)
Editor : Amin Surachmad