Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Brand Asal Jogja Farah Button, dari Garasi Kini Rambah Pasar Internasional

Wulan Yanuarwati • Jumat, 14 Juli 2023 | 04:24 WIB
KREATIF: Fashion show koleksi Farah Button pada acara Jogja Fashion Trend di Pakuwon Mall Jogja, Kamis malam (13/7/2023). (Wulan Yanuarwati/Radar Jogja)
KREATIF: Fashion show koleksi Farah Button pada acara Jogja Fashion Trend di Pakuwon Mall Jogja, Kamis malam (13/7/2023). (Wulan Yanuarwati/Radar Jogja)

 

JOGJA - Brand fashion perempuan asli Jogja, Farah Button, berhasil merambah pasar Internasional. UMKM yang diproduksi sepenuhnya di Jogja ini berhasil menggaet minat konsumen mulai dari Jepang hingga Hawai.

Founder Farah Button, Sutardi mengatakan brand lokal ini sudah dirintis sejak 2015. Dan setelah membuka gerai di Bali pada 2022, koleksinya semakin di kenal pasar internasional.

"Kebetulan store kami di Bali banyak dibeli justru oleh wisatawan asing, bule-bule suka. Kemudian memang ada yang tertarik, membawa brand kami Farah Button untuk dijual di Tokyo dan Hawai," ujarnya di sela acara Jogja Fashion Trend di Pakuwon Mall Jogja, Kamis (13/7/2023).

"Kami senang sekali bahkan yang dari Hawai akan datang lagi untuk restock pada bulan Agustus nanti," lanjutnya.

Keberhasilan brand Farah Button sendiri melalui perjuangan yang tidak mudah. Dimulai dari garasi rumah, Sutardi gigih berjuang dan telah berhasil membuktikan brandnya berkualitas. Padahal, saat pertama kali menginjakkan kaki di Jogja. Bahkan, dia harus tidur di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 

Saat ini sudah ada ratusan model pakaian modern perempuan. Berhasil menyerap 300 tenaga penjahit di Jogja jika memproduksi model terbaru dan maupun poduksi ulang.

"Alhamdulillah kami punya 300 penjahit dari 4 konveksi yang berkarya di bawah Farah Button. Seluruh proses produksi dilakukan di Jogja, semua bahan juga lokal," ujarnya.

"Jadi, kami memang brand lokal yang mudah-mudahan bisa mengharumkan nama Jogja ke kancah internasional," lanjutnya.

Dia berharap, ke depan bisa memiliki departement store sendiri. Kemudian bersama brand lokal lainnya bisa bersama-sama mengharumkan nama baik Jogja. Turut serta dalam menaikkan kesejahteraan UMKM

"Kami ingin membawa manfaat lebih banyak untuk teman-teman UMKM jahit dan ekosistem fashion di Jogja," ujarnya.

Di sisi lain, tampilnya brand Farah Button pada gelaran Jogja Fashion Trend yang di-support Bank Indonesia ini menjadi kebanggaan tersendiri. Menurutnya, hal itu bentuk apresiasi publik pada fashion lokal.

"Kami berharap bisa menginspirasi siapa saja yang ingin membuat brand lokal berkualitas, agar tidak takut berkreasi, bergerak maju," jelasnya. (lan).

Editor : Amin Surachmad
#brand #internasional #UMKM #fashion