JOGJA - Sebanyak tiga kebakaran terjadi di Jogja kurang dari 24 jam. Tiga titik kebakaran berada di Titik Nol Kilometer, Jalan Polowijan Kompleks Ndalem Mangkubuwono Keraton Jogja, dan Klitren Gondokusuman.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jogja Octo Noor Arafat mengatakan, ada tiga korban dalam insiden kebakaran tersebut. Satu orang mengalami sesak napas dan telah mendapat pertolongan pertama saat kebakaran di lokasi Jalan Polowijan. Dua korban lainnya dilaporkan pingsan di lokasi kebakaran di Klitren Gondokusuman.
Peristiwa kebakaran pertama terjadi di Titik Nol Kilometer, tepatnya gerobak pedagang buku sisi selatan. Diduga akibat korsleting listrik dari kabel lampu dan api langsung menyambar buku. Terjadi Kamis dini hari (13/7/2023).
"Kejadian sekitar pukul 02.45 WIB. Kami terjunkan satu regu petugas dan api dapat dipadamkan kurang lebih 10 menit. Tidak ada korban," ujarnya.
Titik kebakaran kedua terjadi pukul 07.00 WIB di sebuah ruko di Jalan Polowijan Kompleks Ndalem Mangkubuwono Keraton Jogja. Penyebabnya karena kompor gerobak bakwan kawi dinyalakan dan ditinggal pergi. Selang beberapa menit gerobak bakwan kawi terbakar. Api berhasil dipadamkan kurang lebih 25 menit.
"Ada satu orang wanita yang mengalami sesak napas, untuk korban sudah ditangani YES119," ujarnya.
Kebakaran ketiga terjadi pada pukul 08.30 WIB di kawasan Klitren Gondokusuman di sebuah rumah warga. Rumah dalam keadaan kosong. Diduga akibat korsleting listrik.
Pemadaman api kurang lebih 2,5 jam. Bangunan ludes terbakar. Ada empat unit mobil pemadam dikerahkan pada kejadian tersebut.
"Warga melihat titik api yang di ruangan dapur berdekatan dengan kamar sudah membesar, api coba dipadamkan dengan alat seadanya lantas menghubungi Damkarmat Jogja," jelasnya.
Octo menghimbau masyarakat selalu waspada dengan lingkungan masing-masing. Termasuk kondisi rumah sendiri. (lan)
Editor : Amin Surachmad