JOGJA - Kunjungan wisatawan di Taman Pintar Jogja tembus hingga lima ribu orang per hari pada liburan sekolah kemarin. Biasanya, kunjungan per hari diangka tiga ribu wisatawan.
Kepala Seksi Kerjasama dan Pemasaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Budaya Kota Jogja, Karmila mengatakan kenaikan kunjungan karena momen libur sekolah bertepatan dengan cuti bersama Hari Raya Idul Adha.
“Libur akhir tahun pelajaran juga bertepatan dengan libur akhir pekan Idul Adha kemarin berdampak positif untuk berbagai tempat wisata di Kota Jogja, termasuk bagi Taman Pintar, yang bisa dibilang ini merupakan peak season,” jelasnya, Selasa (11/7/2023).
Kenaikan kunjungan wisatawan terlihat sejak pertengahan bulan Juni 2023. Sampai saat ini masih tetap ramai meski sekolah di DIJ sudah mulai masuk. Sebab sekolah di luar DIJ kondisinya masih dalam masa libur.
“Kalau hari biasa kunjungan didominasi oleh kunjungan wisata study tour dari sekolah, sementara di masa libur sekolah ini banyak dari rombongan keluarga, baik dari wisatawan dari DIJ maupun luar wilayah,” jelasnya.
Pelbagai strategi dilakukan Taman Pintar Jogja untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Mulai dari penyediaan sarana dan prasarana dan pengaturan arus masuk para pengunjung. Hingga kebersihan dan pengelolaan sampahnya. Taman Pintar juga memfasilitasi outing bagi beberapa sekolah pada Masa Pengenalan Sekolah (MPLS).
Dalam waktu dekat, Taman Pintar akan memperbarui area masuk sisi timur, loket tiket dan bagian atap Gedung Oval. Jadi, akan ada wajah baru di sisi depan Taman Pintar.
"Renovasi dan perbaikan ini tentu kami tetap memperhatikan arus masuk serta kenyamanan pengunjung, agar kegiatan wisata tetap berjalan,” ujarnya.
Seorang pengunjung, Dwi Novianti asal Jakarta mengatakan Taman Pintar sebagai salah satu kunjungan utamanya. Dia datang bersama suami bersama suami dan dua anaknya.
"Jogja itu kan banyak pilihan wisatanya, tapi supaya anak-anak juga bisa dapat edukasi jadi kami ke Taman Pintar. Seru ya, tadi nyoba lukis kaos juga, bisa meningkatkan kreasi anak dan ada kenang-kenangan punya kaos hasil karya sendiri," jelasnya. (lan)
Editor : Amin Surachmad