JOGJA - Daop 6 Jogjakarta telah melayani lebih dari tiga ratus ribu pelanggan KA di seluruh stasiun selama selama libur Idul Adha. Hari Minggu (2/7) merupakan tanggal puncak keberangkatan maupun kedatangan pelanggan.
Manajer Humas Daop 6 Jogjakarta Franoto Wibowo mengatakan, periode angkutan kereta api (KA) selama libur Idul Adha mulai terasa sejak Senin (26/6) dan puncaknya terjadi pada Minggu (2/7). "Sebanyak 302.664 pelanggan datang dan pergi di atau dari stasiun-stasiun Daop 6," katanya Senin (3/7).
Franoto menjelaskan, Daop 6 telah melayani sebanyak 302.664 pelanggan di seluruh stasiun. Jika dirinci total keberangkatan dari semua stasiun Daop 6 sebanyak 148.779 pelanggan. Sedangkan total kedatangan pelanggan di semua stasiun Daop 6 sebanyak 153.885.
"Dan hari Minggu (2/7) merupakan tanggal puncak keberangkatan maupun kedatangan pelanggan," ujarnya.
Di mana, terdapat sebanyak 25.040 pelanggan berangkat dari semua stasiun Daop 6 dan sebanyak 25.192 pelanggan datang atau tiba di semua stasiun Daop 6.
Volume keberangkatan dan kedatangan penumpang secara mayoritas terjadi di 4 stasiun yakni Stasiun Jogjakarta, Lempuyangan, Solobalapan, dan Klaten.
"Stasiun Jogjakarta menjadi tersibuk dengan melayani total 138.013 pelanggan baik datang maupun pergi," jelasnya.
Adapun rinciannya, Stasiun Jogjakarta melayani 67.634 pelanggan berangkat dan 70.379 datang/tiba. Stasiun Lempuyangan total 34.274 pelanggan berangkat dengan 34.070 datang/tiba. Stasiun Solobalapan total 21.800 pelanggan berangkat, sementara datang/tiba sebanyak 22.978. Stasiun Klaten dengan total 8.094 pelanggan berangkat, 8.783 datang/tiba.
"Secara umum angkutan KA penumpang selama libur Iduladha berlangsung lancar meskipun sempat ada hambatan akibat dampak dari gempa bumi yang mengguncang wilayah Daop 6 Jogjakarta. Daop 6 dengan cepat mengantisipasi hal tersebut sehingga tidak terlalu menggangu perjalanan KA," terangnya.
Selain itu, satu hal yang masih menjadi perhatian yaitu jumlah barang tertinggal yang masih terbilang cukup banyak. Yakni, 1 barang dengan taksiran nominal sekitar Rp 41.850.000 selama periode 26 Juni sampai 2Juli 2023.
Adapun barang-barang tersebut, di antaranya, berupa handphone, laptop, koper, tas, charger, power bank, hingga emas. Daop 6 berharap pada momentum berikutnya para pelanggan dapat lebih berhati-hati lagi.
"Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan pelanggan. Semoga KAI khususnya Daop 6 Jogjakarta dapat terus melayani lebih baik," tambahnya. (wia)
Editor : Amin Surachmad