BANTUL - Festival Kebudayaan Mataraman yang dibalut dalam agenda bernama Mesem Marem ditargetkan mencapai setidaknya delapan ribu pengunjung pada dua hari gelaran yang berlangsung pada 1 dan 2 Juli. Agenda ini merupakan festival dari Kalurahan Panggungharo dalam perayaan ulang tahun ke-6 Kampoeng Mataraman.
Kampoeng Mataraman merupakan salah satu badan usaha yang dimiliki oleh Kalurahan Panggungharjo. "Untuk target kunjungan, kami harap mungkin bisa di angka delapan ribu atau malah lebih. Karena, yang kami libatkan sebagai pengisi acara juga sangat banyak," jelas Ketua Panitia Festival Ari Suryanto pada Radar Jogja, Sabtu(1/7).
Ari menyebutkan, pihaknya turut melibatkan segenap warga Panggungharjo dari hulu ke hilir di semua lini. Mulai dari panitia, pengisi acara dan pengisi tenant, hingga tim keamanan dan lapangan.
"Panitia inti kami sekitar 160 orang. Ditambah bantuan warga sekitar, ya, di atas 200 panitia totalnya. Juga, kami ada 30-an tenant yang semuanya dari warga kami," paparnya.
Agenda ini turut melibatkan kolaborasi dengan mahasiswa dari Amikom yang keterlibatannya sebagai panitia. Hal ini terjadi karena di saat yang bersamaan para mahasiswa tersebut sedang ada tugas kuliah untuk menjalankan event.
"Kami dibantu dari Amikom juga, karena momennya juga pas, mereka sedang ada tugas event kita juga mau melaksanakan festival ini," lontar Ari.
Pada gelaran festival pertama ini, Ari mengungkapkan, banyak agenda yang ditampilkan yang tujuannya dari masyarakat kembali kepada masyarakat seperti halnya pertunjukan seni dan budaya, serta workshop ecoprint dan UMKM. Ada pula FGD pengelolaan sampah dan konseling keluarga, hingga kajian bertajuk Sinau Bareng dengan Cak Nun dan Kiai Kanjeng.
"Ada banyak agenda memang, dan ini sebagai pondasi kami untuk bisa menjalankan festival ini berkelanjutan setiap tahunnya," tandasnya.
Ari pun berharap, dengan adanya festival ini diharapkan jadi pemantik untuk masyarakat Panggungharjo dapat makin berdikari dan prima untuk menghasilkan program-program dan agenda yang tidak saja kreatif namun juga berkelanjutan dan menghasilkan.
Pemain sinetron Umay Lubis turut hadir jadi saksi pada gelaran ini. Dia mengapresiasi festival yang dibuat mengakomodasi masyarakat dengan menampilkan ragam budaya khas Jogjakarta.
"Kebetulan memang sedang di Jogja sekeluarga dan diajak untuk mampir ke sini. Saya takjub dengan tempatnya, juga agendanya yang luar biasa dengan unsur budaya yang kental," sebutnya.
Penuturan lain datang dari Ayu Ardhani, salah satu pengunjung yang merupakan warga Panggungharjo. Ayu mengaku cukup mengikuti ragam perkembangan dan program yang dibuat di wilayah Kampoeng Mataraman.
"Saya cukup sering ke sini sejak beberapa tahun lalu, dan melihat perkembangannya sekarang tentu senang dan optimistis bisa makin maju lagi," harapnya. (cr1)
Editor : Amin Surachmad