RADAR JOGJA - Seiring berkembangnya zaman, para pekerja dari berbagai bidang dituntut untuk bisa profesional. Salah satunya dengan memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK).
Maka, Ikatan Keluarga Alumni Teknik Sipil (Ikateksi) UII meluncurkan SKK Konstruksi. Nantinya Ikateksi akan menjadi perantara para alumni dalam mendapatkan SKK Konstruksi.
Ketua Ikateksi UII Supriyatno mengatakan, SKK Konstruksi ini diluncurkan pada waktu yang tepat. Sebab, baru saja ada kebijakan baru, pada Mei 2023 lalu, SKK menjadi syarat bagi para tenaga ahli yang mengerjakan projek dengan APBN.
"Untuk projek APBN itu wajib punya SKK tenaga ahlinya. Beda dengan yang dulu. Kalau sekarang diverifikasi betul oleh PUPR," ujarnya saat ditemui di Gedung Fakultas Teknik Sipil UII, Sabtu (1/7/2023).
Supriyatno mengatakan, nantinya SKK Konstruksi akan diberikan bagi para alumni sebagai pendamping ijazah. Untuk mendapatkan SKK, alumni harus mengikuti pelatihan selama dua hari dan ujian selama satu hari. Dengan turut mengundang beberapa stake holders terkait.
"Paling tidak yang boleh adalah K3 kalau untuk lulusan. Besok ini kami training level 4 sampai 9, kita adakan SKK," katanya.
Ke depan, SKK ini tak hanya diberikan bagi para alumni Teknik Sipil UII. Namun, masyarakat umum juga bisa mengikuti pelatihan hingga ujian SKK yang digelar oleh Ikateksi UII.
"Konsep kami membuat lulusan engineer rahmatan lil alamin, menguatkan jaringan, dan profesional. Wujudnya SKK tadi, karena sekarang semua kerjaan harus ada SKK," ungkapnya. (lan)
Editor : Amin Surachmad