JOGJA - Sebanyak 12 perjalanan kereta api (KA) sempat diberhentikan pasca terjadinya gempa yang berpusat di wilayah Bantul-DIJ tadi malam (30/6). Daop 6 Jogjakarta langsung menerjunkan petugas guna mengecek jalur kereta api pasca gempa 6.4 SR.
Manajer Humas KAI Daop 6 Jogjakarta Franoto Wibowo mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan meliputi jalan rel, jembatan, dan fasilitas operasi Listrik Aliran Atas untuk KRL. "Perjalanan 12 KA baik di stasiun maupun lintas sempat diberhentikan beberapa menit pasca gempa," katanya tadi malam.
Franoto menjelaskan 12 KA yang tertahan karena dampak dari gempa di antaranya KA 240 Pasundan, KA 237 Khuripan, KA 118 Wijaya kusuma, KA 234 Matarmaja, KA 578 Bandara YIA, KA 217 Jayakarta, KA 87 Senja Utama Solo, KA 124 Bangunkarta, KA 93 Lodaya, KA 690F KRL commuter Line, KA 55 Gajayana, dan KA 97 Sancaka.
"Alhamdulillah, selesai pemeriksaan oleh jajaran Prasarana Daop 6 Jogjakarta dan pukul 20.40 dinyatakan aman dan Kereta Api bisa berjalan normal kembali," ujarnya.
Menurutnya, Daop 6 memohon maaf atas tertahannya KA tersebut selama beberapa menit karena dilakukan pengecekan jalur. Langkah ini ditujukan guna memastikan perjalanan KA aman dan selamat.
Pun para pelanggan diminta tidak perlu khawatir karena Daop 6 telah mengerahkan petugas pemeriksa dan perawatan jalur untuk bersiaga di semua titik sesuai wilayahnya.
Menurut informasi Pusdalops BPBD DIJ, dampak gempa juga terjadi di beberapa wilayah di DIJ. Informasi dampak kerusakan di Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo. Total dampak adalah 17 titik. Dampaknya antara lain rumah Rusak 15 unit, Fasilitas Pemerintah 1 titik, Fasilitas Kesehatan 1 titik dan fasilitas Pendidikan 2 titik.
Berdasarkan informasi dari BMKG, bahwa Gempa dirasakan Mag: 6.4, 30-Jun-23 19:57:43 WIB, Lok:8.63 LS, 110.08 BT (Pusat gempa berada di Laut 86 Km BaratDaya Bantul), Kedlmn:25 Km, Dirasakan (MMI): IV Kulonprogo, IV Nganjuk, IV Kebumen , IV Ponorogo, III - IV Kediri, III Mojokerto.
Hingga pukul 20.40, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 5 gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar M4,5. (wia)