Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Guyub, Bagikan Gulai Gratis untuk Warga

Rizky Wahyu • Jumat, 30 Juni 2023 | 15:30 WIB

 

HARI ISTIMEWA: Warga antre untuk menerima pembagian gulai kambing saat Hari Raya Idul Adha di Halaman Masjid Al Husna, Badran, Jogja, Kamis (29/6/23).
HARI ISTIMEWA: Warga antre untuk menerima pembagian gulai kambing saat Hari Raya Idul Adha di Halaman Masjid Al Husna, Badran, Jogja, Kamis (29/6/23).

RADAR JOGJA- Pimpinan Rating Muhammadiyah (PRM) dan Aisyiyah Badran, Cabang Jetis bekerjasama dengan warga Badran menggelar pembagian olahan daging kurban, Kamis (29/6/23). Mereka membagikan gulai kambing secara gratis di Masjid Al-Husna Badran.

Sekitar pukul 15.30 gulai sudah siap dibagikan. Tak selang beberap waktu, anak-anak sampai para lansia datang untuk mengantri. Raut muka senang dan bahagia terpancar dari mereka. Selain itu, walaupun terkesan sederhana tetapi bisa menyatukan dan merukunkan masyarakat.

Ketua Pimpinan Rating Muhammadiyah Badran Riyadi mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu cara nguri-uri budaya dari pendiri masjid pertama di Badran, yaitu Alm Jumiril Siswo Harjono.Dialah yang mendirikan masjid di Badran pada kirasan 1970 an.

Jumiril dulunya adalah kepala sekolah SMP Muhammadiyah 5 Jogja dan guru di SMP Muhammadiyah 1 Jogja. Dan pada sekitar tahun 1980 an, Jumiril pertama kali mengadakan kegiatan kurban di Kampung Badran. "Pada saat itu situasi dan kondisi kalau masyarakat dibagikan daging itu kan belum cukup mumpuni. Lalu kemudian beliau ada ide untuk dimasak matang lalu dibagikan ke masyarakat," jelasnya

Menurut Riyadi kampung Badran memiliki daerah yang sangat luas. Jumlah hewan kurban yang ada tidak terlalu banyak kalau dibagikan berupa daging ke masyarakat semua tidak cukup. Maka ada ide untuk membagikan makanan dan bukan daging. Melainkan gulai. Sekarang, pihaknya dari PRM melanjutkan kebiasaan itu.”Ini bukan untuk masyarakat Badran saja. Namun orang luar juga boleh untuk menikmatinya, seperti tukang becak, tukang ojek, dan lain sebagainya," katanya.

Penasihat PRM Badran dan Majelis Tabligh PDM Kota Jogja Saptarini Isti Rahayu mengaku mengikuti kegiatan bagi gulai gratis ini sudah tiga kali. Dan kali ini ia rela datang dari pagi ikut memasak gulai tersebut bersama ibu-ibu Kampung Badran."Dengan adanya ini banyak sekali yang tersentuh hatinya. Dan tahun depan mungkin bisa tambah lagi," cetusnya.

Ketua RT 44 RW 10 Badran Safari Febriyanto mengaku budaya pemberian gulai gratis yang dilakukan setiap tahun ini membuah para masyarakat bahagia.Sebab dengan acara seperti ini masyarakat bisa merasakan daging semua.Febriyanto juga berharap agar budaya seperti ini bisa terus dilestarikan.(cr2/din)

 

Editor : Satria Pradika
#daging kurban #Muhammadiyah #masjid #Jogja