Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Masjid Gedhe Kauman Siap Salat Idul Adha Dua Hari

Winda Oktavia • Selasa, 27 Juni 2023 | 22:33 WIB
DIEVAKUASI: Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah pekerja korban longsor pembangunan talud proyek perumahan di Candi Gebang, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, kemarin (3/1). (GUNTUR AGA/RADAR JOGJA)
DIEVAKUASI: Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah pekerja korban longsor pembangunan talud proyek perumahan di Candi Gebang, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, kemarin (3/1). (GUNTUR AGA/RADAR JOGJA)

RADAR JOGJA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan merayakan idul adha di Jogjakarta. Meski belum dipastikan lokasi untuk salad id Presiden, namun Masjid Gedhe Kauman Jogja bersiap menggelar salat dua kali yakni Rabu (28/6) dan Kamis (29/6).

Ketua Takmir Masjid Gedhe Kauman Jogja Azman Latif mengatakan, informasi resmi terkait kabar tersebut memang belum diterimanya. Sejauh ini hanya masih sekedar informasi lisan saja .

"Informasi resmi belum, tapi dengar-dengar sudah. Iya (salat) di Masjid Gedhe, karena kabarnya memang beliau kan di Jogja. Ada yang ngomong salah satu petugas kemungkinan salat id di Masjid Gedhe," katanya ditemui di Kompleks Kepatihan Selasa (27/6).

Azman menjelaskan, sebagian besar jamaah Masjid Gedhe Kauman akan melangsungkan salat id pada Rabu (28/6). Namun, sebagian pada Kamis (29/6). 

Jika Presiden Jokowi yang akan melangsungkan salat id hari kedua, takmir masjid sudah mempersiapkan segala sesuatunya secara matang. "Jadi, memang kami sudah menerima dan difasilitasi dari Pengulon Keraton Jogja untuk adakan salat tapi tidak di halaman masjid, di dalam masjid tanggal 29. Termasuk kalau ada Pak Jokowi di dalam, karena kalau diluar sudah tidak ada shaf-shafnya lagi," ujarnya.

Adapun penyelenggaraan salat id pada 28 Juni besok (28/6), diprediksi akan menampung sekitar  dua ribu sampai tiga ribuan jamaah. Fasilitas yang disiapkan pada salat id hari pertama itu, dalam sampai pelataran masjid hingga ke jalan kawasan Masjid Gedhe Kauman.

"Iya boleh. Artinya, kita buka meskipun hanya pelataran nanti kalau mau sampai ke jalan sudah kita siapkan garis-garis shafnya," jelasnya.

Sementara di hari kedua diprediksi jamaah yang melangsungkan salat id akan lebih sedikit dibanding dengan hari pertama. Sehingga tidak akan ada pembatasan karena direncanakan dikunjungi presiden.

"Sehingga tidak masalah saya kita tidak dibatasipun. Tidak masalah diadakan dua kali, satu kali di halanan masjid yang satu kali di dalam masjid," terangnya.
Dengan demikian, tak ada persiapan khusus dari Takmir Masjid untuk menyambut Presiden Jokowi. Ini karena seluruh fasilitas sudah tersedia di area dalam masjid. "Nggak (tidak ada persiapan khusus), kalau  di dalam masjid kan memang sudah semuanya tersedia karpet, arah shaf kan sudah sama semuanya. Jadi nggak perlu ada persiapan khusus gitu," tambahnya seraya menyebut tinggal menunggu informasi resminya.

Dari informasi terbaru yang diperoleh Radar Jogja hingga pukul 13.30, bahwa RI 1 direncanakan melaksanakan salat Iduladha di Istana Kepresidenan Jogjakarta pada 29 Juni. "Kita tinggal tunggu informasi resminya saja," tambahnya. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#Masjid Gedhe #presiden joko widodo #idul adha