Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jamaah Masjid Aolia Gunungkidul Salat Idul Adha Serentak Tadi Pagi

Gunawan RaJa • Senin, 26 Juni 2023 | 22:43 WIB
YAKIN: Jamaah Masjid Aolia Kalurahan Giriharjo, Kapanewon Panggang usai melaksanakan salat Idul Adha 1444 Hijriah kemarin (26/6). (Dok Polsek Panggang)
YAKIN: Jamaah Masjid Aolia Kalurahan Giriharjo, Kapanewon Panggang usai melaksanakan salat Idul Adha 1444 Hijriah kemarin (26/6). (Dok Polsek Panggang)

 

 

 

 

GUNUNGKIDUL - Ratusan umat muslim jamaah Masjid Aolia, di Gunungkidul, secara serentak menggelar salat Idul Adha pada Senin pagi tadi (26/6/2023). Acara berjalan dengan lancar dan mendapatkan pengamanan dari aparat kepolisian.

 

Kapolsek Panggang AKP Anang Prastawa mengatakan, jamaah Masjid Aolia menggelar salat Idul Adha di beberapa titik. Lokasi pusat jamaah Aolia di Komplek Masjid Jamaah Aolia, Panggang III, Giriharjo, Panggang.

 

"Salat Idul Adha dimulai sekitar pukul 07.30 WIB, diikuti sekitar 150 jamaah, " kata Anang saat dihubungi kemarin (26/6).

 

 

Dia menjelaskan, selain di Panggang III salat Idul Adha juga berlangsung di enam masjid lain wilayah Kapanewon Panggang. Meski salat Idul Adha dilaksanakan hari Senin, namun menurut informasi penyembelihan hewan kurban dilaksanakan pada Rabu (28/6).

 

"Untuk menghormati yang lain," ujarnya.

 

 Baca Juga: Libur Idul Adha Semakin Dekat, Arus Pelanggan KA di Daop 6 Meningkat

Sementara itu, pengasuh jamaah Masjid Aolia, Kiai Haji Raden Ibnu Hajar Sholeh Pranowo atau lebih dikenal dengan nama Mbah Benu, membenarkan perayaan Idul Adha tahun ini dilakukan kemarin.

 

 

"Jamaah Masjid Aolia Idul Adha hari ini Senin pon 26 Juni 2023," kata mbah Benu melalui pesan singkat whatsapp (WA) ponsel pribadinya.

 

 

Dia mengatakan, perbedaan perayaan hari raya tidak perlu diperdebatkan apa lagi saling menyalahkan. Mbah Ibnu kemudian menerangkan dasar keyakinannya itu dengan balutan kalimat bernada humor kepada Radar Jogja.

 

 Baca Juga: Perbedaan Idul Adha Pemerintah dan Muhammadiyah, Haedar Nashir: Tak Perlu Dipertentangkan

"Dasar sy   Jama'ah MASJID Aolia  sy diperkenankan Allah SwT untk telpon dg hati keHadhirat Allah untuk bertanya kapan tgl 1 Dzul hijjah  ...kapan tgl 1 Dz qo'dah...kapan tgl 1 Romadhon    dst   dasar ini terserah umat ...belief or not .Sy takkan menyalahkan  n takkan membenarkan yg tidak sama dg dasar sy ini.Masing2 pendapat kelak dipertanggung jawabkan ke Hadhirat Allah SwT ..dihr qiyamat yg pasti datang .Bgtu mas!!!Apoligize❤️????????????

 

Bukan berdoa....sy matur /mbatin kan dg hati...bertanya ttg  apa sja  yg saya tidak tahu kepada   Allah SwT....mungkin yg diperkenankan hanya sy satu2nya yg diperkenankan telp dg hati kpd Allah SwTdiantara para kyai...para habaib...para ustadz se Indonesia...bahkan seluruh.dunia(???)".

 

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Jogja, jamaah Masjid Aolia menganut aliran Ahlussunnah Wal Jamaah. Mengikuti dan berpegang teguh dengan sunah Nabi dan sunah khulafaur rasyidin setelahnya. Mursyid Kiai Raden Ibnu Hajar Sholeh Pranowo atau Mbah Benu dikenal memiliki ilmu Laduni yang diperoleh secara turun-temurun. (gun)

 

Editor : Amin Surachmad
#Gunungkidul #Sholat Idul Adha #idul adha