Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Muhammadiyah Punya Hotel Pertama

Wulan Yanuarwati • Senin, 26 Juni 2023 | 16:00 WIB
MEGAH : Hotel pertama milik Muhammadiyah bernama SM Tower and Convention. Bangunan setinggi delapan lantai ini berada di Jalan KH A Dahlan, Kota Jogja.
MEGAH : Hotel pertama milik Muhammadiyah bernama SM Tower and Convention. Bangunan setinggi delapan lantai ini berada di Jalan KH A Dahlan, Kota Jogja.

RADAR JOGJA – Suara Muhammadiyah (SM) Tower and Convention menjadi hotel pertama yang dibangun Muhammadiyah. Bangunan setinggi delapan lantai ini di Jalan KH A Dahlan, Kota Jogja ini menjadi pilar dakwah di bidang ekonomi dan pariwisata. Sekaligus menjadi tambahan lini baru amal usaha Muhammadiyah di bawah naungan Suara Muhammadiyah.


Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengaku sangat bangga dengan keberadaan SM Tower and Convention ini. Nama Suara Muhammadiyah sengaja disematkan sebagai nama hotel. Menurut Haidar, nama itu memang harus melekat. Sebab sebagai suatu penanda masih eksisnya SM di tengah gempuran zaman dan perkembangan media yang sangat pesat."Berkali-kali ada usaha mengubah nama itu agar bisa lebih ke ruang publik. Saya termasuk yang konservatif untuk tetap mempertahankan nama itu," jelasnya pada launching SM Tower and Convention, Sabtu (24/6).


Suara Muhammadiyah dirintis Kiai Ahmad Dahlan pada 1915 dan masih eksis hingga saat ini. Peresmian SM Tower and Convention merupakan impian sejak lama. Kado indah menjelang Milad Muhammadiyah ke-114 tahun. Haidar menyebut banyak media yang sudah mati karena tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi. Oleh sebab itu Haidar menegaskan Suara Muhammadiyah tidak boleh mengalami nasib serupa. "Kita juga bisa mengalami nasib yang sama. Tapi ingat kita punya akar yang kuat. Yakni warga Muhammadiyah dan perserikatan Muhammadiyah, Insya Allah selama masih ada, SM masih," jelasnya.


Direktur Utama Suara Muhammadiyah Deni Asy'ari mengatakan SM Tower and Convention merupakan bukti kemandirian dalam pengelolaannya juga akan dilakukan secara mandiri."Bukti kemandirian keserikatan karena proses perizinan, dan pembangunan, manajemen hotel kami kelola mandiri," jelasnya.


SM Tower and Convention menjadi hotel pertama. Sekaligus diharapkan menjadi pioner dan akan dikembangkan ke daerah-daerah lain. Sehingga bisa menjadi hotel jejaring."SM tower bukan terakhir, tapi pemula, pertama karena hotel jejaring. Kami akan mengembangkan tower-tower yang sama," jelasnya.


SM Tower tidak semata-mata berorientasi pasa pragmatisme bisnis. Namun juga orientasi ideologis dengan membangun jaringan sebagai kekuatan jamaah dan umat."Nantinya kita bisa membangun sebuah ekosistem baru di dalam ekonomi. Di mana peredaran dan perputaran uang ada di ummat. Itulah semangat ideologisnya," jelasnya.


SM Tower memiliki delapan lantai. Memiliki fasilitas 60 kamar dengan 3 tipe kamar. Yaitu business room, deluxe room, dan suite room.Pada setiap kamar dihiasi dengan pernik-pernik unik terbitan Suara Muhammadiyah tempo lalu. Di setiap kamar juga disediakan majalah dan buku. Sementara majalah bisa dibawa pulang. (lan/din)

Editor : Satria Pradika
#Suara Muhammadiyah #Kiai Ahmad Dahlan #Tower 5G