RADAR JOGJA - Warga Sidomulyo, Kapanewon Pengasih, Kulonprogo memasang puluhan spanduk di sepanjang jalan penghubung Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih-Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo. Spanduk berisi sindiran atas kekecewaan warga atas kondisi jalan rusak.
Spanduk dibuat dari karung dan sebagian dipancang menggunakan bambu. Ada pula yang diikatkan di dahan pohon tepi jalan. Salah satu sepanduk berbunyi "Bayar Pajak Jangan Telat, Jalan Rusak Bodo Amat".
Spanduk lain berbunyi "Aku Kiro Mung Atiku Sek Remuk, Jebul Dalane ho'o (Aku kira hanya hatiku yang hancur, ternyata jalannya juga)." Ada juga spanduk lain berisi sindiran terhadap pemangku kebijakan setempat yang dinilai lamban dalam menangani persoalan ini. "Respons tercepat yo mung pinjol."
Slamet, warga Sidomulyo mengatakan, puluhan spanduk itu telah terpasang sejak enam bulan terakhir. Tulisan yang disampaikan merupakan aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak.
"Kurang lebih sekitar lima sampai enam bulan lalu. Warga sudah kesal dengan kondisi jalan yang sudah rusak cukup lama tapi tidak juga diperbaiki," katanya Jumat (23/6/23).
Dijelaskan, panjang jalan yang rusak mencapai 1,5 km. Mulai lubang kecil sampai ada yang separuh badan jalan, sebagian ditutup dengan tanah. Ironisnya, kerusakan jalan itu sudah berlangsung setidaknya lima tahun terakhir. "Upaya perbaikan sebenarnya sudah dilakukan pemerintah, tetapi baru sebatas tambal sulam lubang dan sudah rusak lagi," jelasnya.
Slamet dan warga lain berharap, jalan ini bisa segera diperbaiki. Sebab, jalan ini merupakan akses utama bagi warga, khususnya yang berada di Dusun Secang dan Talunombo, Sidomulyo. "Selain itu jalan ini juga merupakan akses menuju beberapa destinasi wisata, salah satunya Gua Kiskenda," harapnya.
Lurah Sidomulyo Suprijanto mengamini, pihaknya telah merespons keluhan warga terkait kerusakan jalan. Kondisi itu juga sudah dilaporkan kepada Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kulonprogo.
"Status jalan itu merupakan jalan kabupaten. Sekarang sudah direspons pemerintah. Saya juga sudah lapor ke bidang bina marga. Sebab banyak warga yang jatuh. Ada guyonan seumpama ada orang hamil lewat situ bisa lahir di jalan karena saking rusaknya," ungkapnya.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulonprogo Nurcahyo Budi Wibowo menyebutkan, laporan soal jalan rusak di Sidomulyo sudah diterima pihaknya. Pihaknya pun mengupayakan agar jalan itu bisa segera diperbaiki pada tahun depan. "Ya, ruas jalan ini sudah masuk usulan perbaikan tahun anggaran 2024," ucapnya. (tom/laz)