Tidak hanya itu, para peserta kirab juga membawa ogoh-ogoh yang beraneka rupa. Di antaranya ogoh-ogoh wujud naga berkepala tiga, buto, semar, ataupun leak. Seluruh rombongan kemudian berjalan di sepanjang Jalan Godean dalam rangka perayaan HUT ke-75 Kalurahan Sidoarum.
Selain warga Sidoarum, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo juga turut andil dalam rombongan kirab. Dia menaiki delman atau kereta kencana kuda, lengkap dengan pakaian khas DIJ. Ada juga anggota DPRD DIJ Koeswanto yang turut dalam rombongan dengan menunggangi kuda.
Baca Juga: Kirab Bedhol Projo Libatkan Ribuan Warga
"(Kirab ini penting, Red) khususnya untuk melestarikan pelajaran budaya adiluhung," kata Kustini saat memberi sambutan.
Dia berharap, masyarakat bisa mengambil pelajaran melalui kirab budaya. Dalam hal semangat dan kerukunan. Sebab melalui kirab ini, warga berkumpul dan memperlihatkan guyub rukun seluruh masyarakat. "Semoga Sidoarum menjadi kalurahan yang subur makmur loh jinawi yang nantinya warga masyarakat dapat mendukung dan semua mewujudkan Keistimewaan Jogjakarta," harapnya. (cr3/eno/sat)
Editor : Satria Pradika