Tim PPDB SMAN 2 Bantul Istiyana mengatakan, dalam sehari pihaknya dapat menerima 50 aduan dari para orang tua casis. Para orang tua yang datang ke posko di sekolah tersebut mayoritas menanyakan terkait dengan alur dan prosedur pendaftaran siswa yang tersedia dalam jalur PPDB. Kemudian ada pula beberapa orang tua yang menanyakan terkait berapa batas nilai untuk mendaftar.
Istiyana membeberkan, para orang tua casis yang mengadu ke pihaknya juga banyak yang masih bingung atau gaptek dengan cara pendaftaran siswa melalui sistem online. Karena itu, SMAN 2 Bantul pun menyediakan panitia yang siap memandu dan fasilitas laboratorium komputer bagi para orang tua casis yang datang.
Sebagaimana diketahui, dalam PPDB SMA/K tahun ini terdapat empat jalur. Yakni jalur prestasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan orangtua atau pindah tugas orang tua, serta jalur zonasi. Semua jalur pendaftaran itu wajib dilakukan secara daring.
"Jika ada yang bingung dengan PPDB kami pandu. Sementara jika ada yang hp-nya bermasalah atau tidak nyaman dengan tampilan melalui hp, kami sarankan ke laboratorium. Ada panitia kami yang standby di sana," ujar Istiyana saat ditemui Radar Jogja, Kamis (15/6).
Ditemui di lokasi yang sama, salah satu orang tua casis Nurhayati mengakui, memang gaptek dengan prosedur PPDB melalui sistem online. Sehingga dalam setiap proses pendaftaran anaknya dalam PPDB, ia lebih banyak meminta bantuan kepada keponakannya.
Ditanya terkait dengan kendala lain, menurutnya tidak ada. Perihal upload file dan sebagainya masih lancar. Kemudian perihal sosialisasi terkait dengan PPDB sebenarnya sudah ada. Namun diakui Nurhayati, kegiatan itu hanya disampaikan kepada para siswa tidak kepada orang tua.
"Terkait dengan PPDB ini saya yang memang belum tahu caranya, kalau untuk upload file semua lancar, saya hanya kurang paham saja sehingga ini datang ke sekolah supaya dapat dibantu," ungkap warga Trirenggo, Bantul ini.
Sementara orang tua casis lain, Suji mengaku sudah paham terkait dengan prosedur PPDB secara online. Tujuan warga Imogiri ini datang ke sekolah hanya untuk bertanya tentang ambang batas nilai minimal untuk dapat masuk ke SMAN 2 Bantul.
"Saya kesini hanya untuk cari-cari info saja, khususnya terkait nilai minimum untuk masuk ke sekolah ini. Kalau cara dan alur PPDB semuanya sudah paham," ungkapnya. (inu/bah/sat)