Ketua PHRI Bantul Yohanes Hendra Dwi Utomo mengatakan, dalam menghadapi musim libur sekolah nanti pihaknya masih melihat situasi dan kondisi atau istilahnya wait and see. PHRI Bantul tidak mau berekspektasi tinggi terhadap kunjungan wisata pada musim liburan tersebut. Apalagi jika melihat pengalaman pada libur lebaran beberapa waktu lalu.
Hendra menyebut, pada musim libur Lebaran anggota PHRI Bantul banyak yang kecewa karena rendahnya tingkat okupansi hotel maupun restoran. Hal itu terjadi karena kebijakan pemerintah yang membagi libur hari pertama lebaran menjadi dua hari. Sehingga dampaknya memecah kunjungan wisatawan.
Ia membeberkan, pada libur Lebaran kemarin PHRI Bantul menarget tingkat okupansi hotel mencapai 80 persen. Namun meski sudah gencar dalam hal promosi, tingkat okupansi di Bantul nyatanya masih sangat jauh dari target yang sudah ditentukan.
"Menghadapi libur sekolah PHRI Bantul kita tidak mau berekspektasi tinggi seperti di libur lebaran. Namun kami tetap berharap (okupansinya) bisa menyentuh 70-80 persen," ujar Hendra, kemarin (8/6).
Hendra mengaku, untuk mendongkrak tingkat okupansi hotel selama libur sekolah pihaknya telah berkoordinasi dengan sekolah-sekolah. Agar saat musim libur tiba pihak sekolah dapat berwisata sekaligus memakai jasa perhotelan di wilayah Bantul.
Ia pun sudah berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti Dinas Pariwisata dan Badan Promosi Wisata dalam hal membantu promosi. Sehingga harapannya saat musim libur nanti tingkat kunjungan dan okupansi wisatawan ke Bumi Projotamansari bisa lebih maksimal. "Harapannya hotel yang tergabung di PHRI Bantul juga kebagian kunjungan, termasuk anggota kami yang di selatan. Jadi tidak terpusat di Kota Jogja saja," ucap Hendra.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengaku, dalam menghadapi musim libur sekolah nanti pihaknya juga akan menambah petugas penarik retribusi. Upaya itu dilakukan agar serapan pendapatan dari sektor pariwisata bisa lebih maksimal. Khususnya di objek wisata favorit seperti Pantai Parangtritis dan Pantai Depok.
Menurut Kwintarto, pada musim libur sekolah nanti kunjungan wisatawan ke Bantul mengalami peningkatan. Sebab anak-anak sekolah kemungkinan besar akan melakukan studi tour. Sehingga kunjungan wisatawan ke destinasi wisata favorit pun mayoritas berupa rombongan. "Karena itu kami siapkan penambahan petugas pemungutan retribusi, bahkan di malam hari. Namun penambahannya tidak sebanyak seperti libur lebaran," katanya. (inu/bah) Editor : Editor Content