Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rekayasan Lalin untuk Urai Macet di Destinasi Wisata

Editor Content • Rabu, 26 April 2023 | 16:01 WIB
ATUR ARUS: Personel Polresta Magelang turun mengatur kepadatan arus lalu lintas, terutama di sekitar destinasi wisata di Kabupaten Magelang.(Dok Humas Polresta Magelang)
ATUR ARUS: Personel Polresta Magelang turun mengatur kepadatan arus lalu lintas, terutama di sekitar destinasi wisata di Kabupaten Magelang.(Dok Humas Polresta Magelang)
RADAR JOGJA - Arus balik Lebaran 2023 ini, terjadi lonjakan wisatawan di beberapa destinasi wisata di Kabupaten Magelang. Sehingga membuat arus lalu lintas cukup padat. Terutama di Candi Borobudur, Ketep Pass, Negeri Kahyangan, dan destinasi lainnya.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh kepolisian agar masyarakat yang hendak menuju destinasi wisata, dapat aman dan lancar. Termasuk mendirikan beberapa pos pengamanan (pospam) baik di sekitar destinasi wisata maupun di tempat yang rawan kejahatan atau macet.

Seperti yang terlihat di Pospam Taman Anggrek, Mendut, Mungkid. Tampak anggota Polri dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magelang melakukan rekayasa lalu lintas. Yakni dengan memasang traffic count, barrier, dan pagar pembatas lajur jalan di simpang tiga Karet jalan Soekarno-Hatta, Mungkid.

Banit Sat Lantas Polresta Magelang Brigadir Tri Agung menyebut, hal itu dilakukan mengingat arus lalu lintas menuju Candi Borobudur sangat padat. "Untuk mengurai kemacetan dan mengurangi kepadatan arus lalu lintas kami lakukan rekayasa lalu lintas," ujarnya (25/4).

Rekayasa arus dilakukan dengan membelokkan ke kiri semua kendaraan dari arah Borobudur yang akan ke Jogja. Sampai di Lapangan drh Soepardi berputar ke arah Mendut. Sedangkan dari Mendut diarahkan ke Blondo sampai di simpang tiga Tugu Soekarno-Hatta belok kiri memutari setengah lingkaran langsung ke arah Blondo.

"Di simpang tiga Mendut Tugu Soekarno Hatta merupakan titik rawan macet, dengan melakukan rekayasa lalu lintas kemacetan dapat teratasi," terang Tri Agung.

Sementara itu, Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono mengatakan, banyak pemudik yang menghabiskan waktu libur Lebaran untuk berwisata. "Puncak arus mudik ini, terjadi lonjakan pengunjung di berbagai tempat keramaian. Seperti destinasi wisata, pusat perbelanjaan dan oleh-oleh, tempat makan, dan lainnya," bebernya.

Dia mengimbau agar masyarakat, baik yang hendak mudik atau berwisata untuk tetap berhati-hati apabila sedang berada di keramaian. Terutama potensi kejahatan yang timbul akibat padatnya destinasi wisata. (aya/laz) Editor : Editor Content
#Candi Borobudur