Kapolsek Salam AKP Maryanto menjelaskan, saat itu korban tengah membersihkan filter BBM pada pompa nomor 1 jenis Pertamax. Mesin pompa juga dalam keadaan mati. Ternyata, selang 1 mengalami kebocoran dan tiba-tiba muncul percikan api hingga merembet ke selang dan meluas sampai ke pompa.
Tak disangka, api tersebut justru semakin membesar. Para petugas SPBU sigap dan berusaha memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (apar). Kemudian, dibantu oleh para petugas Damkar Unit Salam dan api berhasil dipadamkan. “Dimungkinkan terjadi korsleting listrik sehingga mengakibatkan kebakaran. Tapi, masih kami dalami,” bebernya saat dikonfirmasi.
Akibat kejadian tersebut, pompa pengisian nomor 1 hangus terbakar. Selain itu, teknisi SBPU Baledono mengalami luka bakar pada kedua tangan dan kaki kanan. Kini, korban sudah dibawa ke Klinik Daqu Sehat Jumoyo guna mendapat perawatan. “Sampai saat ini, situasi pom bensin masih off dan diberi police line,” imbuhnya.
Kepala UPT Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Magelang Edy Priyanta memaparkan, operasi pemadaman berlangsung pukul 10.35. Api berhasil dilokalisir dan melalui tahap pemangkasan, isolasi, dan pemadaman. Kemudian, pukul 11.05 operasi pemadaman dinyatakan selesai dengan mengerahkan satu unit mobil pompa, unit ambulance, dan 12 personel.
Dari kejadian tersebut, lanjut dia, pemilik SPBU mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta. Adapun tida pompa bahan bakar, kantor SPBU, toko pusat oleh-oleh, warung, tempat ibadah, dan kafe yang berada di sekitar SPBU dapat terselamatkan. “Satu orang mengalami luka bakar 10 persen pada kedua tangan dan kaki kanan,” urainya. (aya/bah) Editor : Editor Content