Kegiatan yang digelar selama empat hari, mulai 2 sampai 5 Maret itu bertujuan masyarakat peduli dan menjaga lingkungan hidup, termasuk hutan yang berkelanjutan serta bertanggungjawab.
Direktur Utama PT Wahyu Promo Citra dan ketua tim penyelenggara pameran Sukur Sakka menyebut, kegiatan ini merupakan pameran atau festival yang berfokus pada isu kehutanan dan lingkungan hidup di Indonesia dengan mempertemukan para tenant penyedia jasa maupun produk.”Kami juga membagikan 4.000 bibit pohon gratis,’’ ujarnya, kemarin (2/3).
Kota Jogja dipilih karena visi yang dimiliki selaras dengan pameran yang dijalankan. Kota Jogja adalah kota ketiga di luar Jakarta yang dipilih setelah Banjarmasin dan Makassar. “Kami memilih Jogja dengan pertimbangan mampu mengelola lingkungan hidup dan Kota Jogja sesuai dengan visi kami," terangnya.
Sukur menambahkan, semua bencana ada kaitannya dengan cara manusia mengelola lingkungan hidup. “Kepada generasi muda yang memegang estafet kepemimpinan kami harapkan memiliki kepekaan untuk terus menjaga alam dan lingkungan hidup," pesannya.
Koordinator tim penyelenggara Khaerulloh membeberkan, salah satu program rutin yang juga dilakukan adalah pembagian bibit pohon gratis. "Pengunjung hanya perlu mengisi data diri dan menunjukkan kartu identitas dan akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan bibit pohon, masing-masing pengunjung maksimal mendapatkan dua bibit pohon bebas pilih," jelasnya.
Susi Dwidayanti, salah satu pengunjung mengaku senang dan terbantu dengan adanya pameran ini. Mahasiswa jurusan kehutanan ini merasa terbantu karena mendapat banyak insight dan informasi baru yang bisa menunjang studinya.(cr1/din) Editor : Editor Content