RADAR JOGJA - Roda kepemerintahan Kota Magelang terus berjalan. Apalagi setelah Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz telah melantik Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Larsita usai Joko Budiyono purna tugas terhitung mulai tanggal 1 Maret.
Hal itu mengacu pada persetujuan Gubernur Jawa Tengah Nomor 821/72 tanggal 24 Februari 2023 soal persetujuan penetapan pejabat Sekda Kota Magelang. Aziz meminta agar Pj Sekda Kota Magelang gerak cepat (gercep) dalam menghadapi masa transisi dan adaptasi. Terutama terkait urusan kedinasan.
Dengan begitu, kata dia, tidak memengaruhi kinerja perangkat daerah dan pelayanan kepada masyarakat. "Saya minta agar seluruh komponen di lingkup Pemkot Magelang dapat mendukung Pj Sekda Kota Magelang agar dapat melaksanakan tugas dengan baik," ujarnya saat pelantikan, kemarin (1/3).
Untuk proses pemilihan sekda definitif, kata dia, masih menunggu proses dan diberi waktu 6 bulan setelah melantik Pj sekda. Setidaknya, untuk saat ini, kursi Sekda Kota Magelang terisi. Meskipun Larsita juga masih menjabat sebagai Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Sementara itu, Pj Sekda Kota Magelang Larsita mengungkapkan, tugas yang diemban merupakan penghargaan sekaligus tantangan bagi dirinya. Selama masa jabatannya ini, dia bakal bekerja sesuai dengan orientasi yang ada.
Termasuk berkolaborasi dengan seluruh stakeholder maupun para organisasi perangkat daerah (OPD). "Saya ingin berkolaborasi dengan OPD untuk memetakan program kegiatan mana yang perlu diakselerasi, direalisasi, dan perlu dilakukan beberapa evaluasi bersama," paparnya.
Terkait dengan posisi sekda definitif, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Magelang Taufiq Nurbakin menyebut, ada sembilan ASN yang memiliki kesempatan merebut kursi tersebut. Secara administratif, mereka telah memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi calon sekda.
Dia menyebut, sembilan ASN itu antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah Setda Kota Magelang Chrisatrya Yonas Nusantrawan Bolla, Inspektur Kota Magelang Deddy Eko Sumarwanto, serta Sekretaris DRPD Kota Magelang Indah Dwi Antari.
Kemudian, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Hamzah Kholifi, Kepala Dinas Perhubungan Candra Wijatmiko Adi, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Wawan Setiadi, dan Kepala Bappeda Handini Rahayu. Lalu, Kepala Satpol PP OT Rostrianto serta Kepala Diskominsta Muchamad Abdul Azis.
Namun, nama-nama tersebut belum tentu mengikuti seleksi calon sekda. Pemkot hanya menilai mereka lolos administrasi pencalonan. "Mereka mau ikut (tes) terserah mereka. Tapi, kalau arahan pak wali, semuanya diminta ikut," terangnya.
Untuk pendaftarannya, lanjut dia, belum dibuka. Saat ini, dia tengah menyiapkan panitia seleksi (pansel). Ketika sudah dibentuk pansel, Taufiq mengatakan, bakal berkonsultasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) hingga surat keterangan (SK) turun. (aya/bah) Editor : Editor Content