Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Temuan LSD Tembus 114 Kasus

Editor Content • Kamis, 2 Maret 2023 | 17:04 WIB
Photo
Photo
 

RADAR JOGJA - Jumlah temuan kasus penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) semakin mengganas di Kabupaten Bantul. Menjangkit sampai 114 ternak.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Agus Riyadmadi membeberkan, Kapanewon Pajangan merupakan wilayah dengan temuan kasus tertinggi. Totalnya mencapai 35 kasus.

Kemudian disusul Sedayu dengan 21 kasus, Kasihan 15 kasus, dan Kapanewon Bantul sebanyak 12 kasus. "Sementara untuk kapanewon lainnya rata-rata temuan kasusnya berada di kisaran 1 sampai 5 kasus," beber Agus Rabu (1/3).

Sementara itu, Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo mengatakan, dengan cukup banyaknya temuan kasus LSD itu, dia meminta kepada para peternak supaya lebih memperhatikan hewan ternaknya. Yakni dengan menjaga kebersihan kandang serta melakukan karantina terhadap sapi yang terinfeksi.

Menurutnya, pemisahan hewan ternak sakit dari hewan yang sehat sangat penting dilakukan. Apalagi di Bantul, penularan penyakit LSD mayoritas disebabkan oleh kutu penghisap darah yang sering menggigit hewan ternak. "Penularannya paling banyak disebarkan oleh caplak (sejenis kutu, Red)," ujar Joko.

Dia pun memastikan, sampai saat ini pihaknya juga masih terus melakukan upaya vaksinasi. Namun dari pengajuan sebanyak 3.500 dosis ke Kementerian Pertanian, baru 180 dosis yang sudah terdistribusi ke wilayah tersebut.
Untuk penyuntikan vaksin, saat ini masih diprioritaskan kepada hewan yang sehat. “Sementara untuk hewan sakit kami lebih kepada pengobatan dan karantina," katanya. (inu/eno) Editor : Editor Content
#LSD