Kebakaran itu sempat membuat arus lalu lintas terhambat. Mengingat lokasinya berada di tepi jalan utama Magelang-Jogja. Kendaraan mengular dan macet hingga beberapa saat.
Kapolsek Salam AKP Maryanto menyebut, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00. Pemilik toko dinyatakan meninggal. "Dari keterangan pihak rumah sakit penyebabnya karena kekurangan oksigen,” katanya kepada wartawan di RSUD Muntilan, kemarin (23/2).
Untuk penyebab kebakaran, kata dia, hingga kini masih dalam penyelidikan. Polsek dan tim Damkar Kabupaten Magelang langsung mengavakuasi pemilik toko dengan membuka pintu dan memakai las serta gerinda.
Untuk membukanya, tim membutuhkan waktu dua jam dan akhirnya bisa masuk dalam ruangan tersebut. Dia menambahkan, korban ditemukan di sela-sela makanan ternak dalam keadaan meninggal dunia.
"Dibawa ke sini (rumah sakit) sudah meninggal. Setelah dilakukan identifikasi, selanjutnya kami serahkan kepada keluarga," papar Maryanto.
Sementara itu, Kepala UPT Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Magelang Edy Priyanta mengatakan, operasi pemadaman berlangsung mulai pukul 15.25. Kemudian, api berhasil dilokalisasi dan melalui tahap pemangkasan. Juga isolasi dan pemadaman.
Evakuasi pun berjalan dramatis lantaran harus mengerahkan tenaga untuk mengeluarkan pemilik toko. Pada pukul 17.25, operasi pemadaman berhasil dan dinyatakan selesai. Dengan pengerahan sebanyak empat unit mobil pompa, dua unit suplay, unit rescue, unit ambulance, dan 45 personel. "Dari kejadian tersebut, pemilik toko mengalami kerugian kurang lebih Rp 200 juta," sebutnya. (aya/din) Editor : Editor Content