Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Joy Kitchen Tawarkan Menu yang Sesuai Kantong Mahasiswa

Editor News • Sabtu, 7 Januari 2023 | 22:37 WIB
ANAK MUDA: Resto Joy Kitchen menyediakan menu kekinian dengan harga yang ramah dengan kantong mahasiswa. (JOY KITCHEN for RADAR JOGJA)
ANAK MUDA: Resto Joy Kitchen menyediakan menu kekinian dengan harga yang ramah dengan kantong mahasiswa. (JOY KITCHEN for RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Salah satu daya tarik Jogjakarta selain objek wisata adalah keanekaragaman kuliner di Kota Pelajar ini. Melihat potensi kuliner yang masih terbuka lebar, Joy Kitchen yang terletak di Jalan Afandi (Jalan Gejayan) menawarkan menu unik yang menyasar anak muda, mahasiswa, profesional, dan keluarga muda.

Di resto yang dimiliki Okkie Putriani bersama rekannya Marcellia Tania tersebut menawarkan menu utama rice bowl yang harganya terjangkau kantong mahasiswa.

"Selain itu, kami juga menawarkan rawon, dan nasi goreng sebagai menu utama," jelas Dosen Teknik Sipil di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) tersebut, Jumat (6/1).

Perempuan enerjik yang sedang menempuh pendidikan doktoral di UGM tersebut mengatakan Joy Kitchen memberikan pilihan menu yang beragam. Bahkan memberikan pilihan menu karbo yang bisa dipilih. Yakni nasi putih, nasi merah, dan nasi ketela (oyek).

"Aman bagi pelanggan yang sedang diet, atau yang menderita diabetes. Karena kalori dan kadar gulanya rendah," kata Okkie.

Selain rice bowl, ada pilihan berbagai menu pasta, dan spaghetti. Mengikuti menu yang menjadi tren anak muda kekinian. Menurut pengamatan Okkie, orang Jogja, terutama mahasiswa, suka dengan menu yang harganya murah, porsinya besar, dan pedas.

"Pelanggan bisa memilih tingkat kepedasan yang mereka inginkan. Baik yang pesan di resto maupun pesan lewat aplikasi pesan makanan online," ujarnya.

Saat ini, Joy Kitchen tengah menyiapkan menu baru. Yakni menu masakan Jepang, bento. Pelanggan bisa memilih bento pakai nasi, kentang, pasta, atau mie instan.

"Lauknya bisa milih, sambel matah, atau barbekyu," kata Okkie.

Joy Kitchen juga menawarkan menu donat dan croffel kekinian yang disukai anak-anak muda. Lokasi Joy Kitchen di pinggir jalan protokol dan parkir luas juga menjadi keunggulan dan disukai pelanggan.

Okkie bersama tim sedang menyiapkan menu kopi yang langsung diolah dari biji kopi. Langkah tersebut dia ambil karena menyadari kebanyakan anak muda menghabiskan watu dengan santai ngobrol.

"Kadang-kadang, mereka datang ke Joy Kitchen buat ngobrol. Berlama-lama di sini untuk ngobrol," ujar Okkie.

Agar mereka betah bersama-lama di Joy Kitchen, Okkie telah menyiapkan colokan listrik untuk charge handphone maupun laptop. Pengunjung juga diberi fasilitas wifi berkecepatan tinggi. Sehingga jika mereka mau bermain medsos, tak akan terganggu.

Joy Kitchen juga menyediakan area bermain kekinian, game board. Di antaranya lego, uno, dan game tebak gambar. Sehingga semakin nyaman untuk berlama-lama ngobrol di Joy Kitchen yang buka jam 09.00, dan tutup pukul 21.00 tersebut.

"Namun tidak tertutup kemungkinan bakal kami tambah waktu jam bukanya," kata Okkie.

Resto Joy Kitchen sengaja disetting tidak ber-AC. Namun, sirkulasi udaranya sangat baik. "Dengan suasana seperti ini, menjadi lebih sehat suasananya," ujar Okkie.

Bagi pelanggan vegetarian, Joy Kitchen pun memberikan pilihan menu vegan. Yakni menu tanpa daging, tanpa telur, atau tanpa susu.

"Kami juga menyediakan pilihan pesan untuk pacar, khusus pemesanan menu via online. Pernah ada yang pesan buat pacarnya. Kebetulan mereka sedang marahan. Lalu minta dibuatkan kartu yang isinya tulisan: marahannya udahan ya, jangan lupa makan siang," kenang Okkie.

Khusus pelanggan keluarga muda, Joy Kitchen menyediakan kursi khusus untuk balita. "Sebelum datang, mereka tanya lewat Google Map atau WA apakah ada kursi untuk anak kecil. Begitu pula untuk penyandang disabilitas, Joy Kitchen sangat ramah bagi pengunjung yang berkursi roda," kata Okkie.

Karyawan Joy Kitchen anak muda semua. Rentang umurnya 19 tahun hingga 25 tahun. Karena tidak pernah tutup, libur karyawan Joy Kitchen dibuat sistem shift.

"Setiap hari, karyawan saat datang dan pulang, dicek suhu, saturasi, hingga tekanan darahnya. Hal ini untuk memastikan kesehatan mereka dalam kondisi yang baik," ucap Okkie.

Saking populernya di kalangan anak muda dan mahasiswa, Joy Kitchen pernah didatangi satu rombongan bus anak UPH College, Tangerang. Pengunjung yang datang pun diberi kebebasan untuk memutar Spotify List yang mereka miliki di soundsystem Joy Kitchen. (*/iwa/dwi) Editor : Editor News
#kuliner kekinian #rekomendasi kuliner Jogja #kuliner Jogjakarta #Joy Kitchen