Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jadikan Pertanian sebagai Lifestyle Anak Muda

Editor Content • Rabu, 26 Oktober 2022 | 01:25 WIB
DUKUNG KEMENTAN: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat mengukuhkan 777 petani milenial, Selasa (25/10/2022). (POLBANGTAN YOMA)
DUKUNG KEMENTAN: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat mengukuhkan 777 petani milenial, Selasa (25/10/2022). (POLBANGTAN YOMA)
RADAR JOGJA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meyakini kehadiran generasi muda di sektor pertanian dapat menurunkan angka kemiskinan serta urbanisasi. Itu baik mareka sebagai petani maupun pengusaha milenial pertanian.

"Mengapa tidak? Melalui program Kementerian Pertanian (Kementan) yang menargetkan lahirmya 2,5 juta petani milenial hingga 2024 bisa membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi pemuda di pedesaan," ujar SYL dalam berbagai kesempatan.

Dikatakan, pertanian adalah sektor yang paling strategis sebagai penyanggah utama ekonomi bangsa. Saat banyak negara tumbang akibat berbagai krisis dunia, pertanian hadir sebagai solusinya.

Terbukti, sektor pertanian telah menunjukkan kinerja yang baik. Bahkan selama pandemi Covid-19. Nilai ekspor pertanian Indonesia antara 2019 dan 2020 meningkat dari Rp 390,16 triliun menjadi Rp 451,77 triliun. Naik 15,79 persen. Lalu, dari 2020 ke 2021 mencapai Rp 625,04 triliun. Meningkat 38,68 persen.

"Menghadapi kondisi yang dinamis dengan ketidakpastian harga dan pasokan pangan dunia, dibutuhkan kemauan yang kuat dengan tidak hanya mengandalkan anggaran. Dalam hal ini perlu diterapkan mindset agenda dan agenda intelektual," papar Mentan SYL.

Menguatkan hadirnya petani milenial, Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) bersama Pemerintah Kabupaten Sleman mengukuhkan 777 petani milenial, Selasa (25/10/2022).

Acara yang digelar di Kabupaten Gedung Serbaguna Yonif 403/WP Sleman turut dihadiri Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) Bambang Sudarmanto. Bambang hadir mewakili Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi.

Photo
Photo
SINERGI: Direktur Polbangtan YoMa Bambang Sudarmanto bersama Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di sela pengukuhan 777 petani milenial, Selasa (25/10/2022). (POLBANGTAN YOMA)

Pada kesempatan itu, Bambang menuturkan bahwa Kementan menargetkan banyak pemuda Indonesia untuk terus terjun menjadi petani milenial yang inovatif.
“Kepala BPPSDMP Prof Dedi Nursyamsi berulang kali menuturkan bahwa petani milenial harus dibekali kemampuan manajerial dan agenda intelektual dalam rangka terus meningkatkan kapasitas dan kolaborasi. Tentu regenerasi petani menjadi suatu keniscayaan yang turut berkontribusi untuk kemajuan pertanian Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengaku sangat serius dalam upaya membantu pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian, untuk mencapai target penumbuhan 2.5 juta petani milenial hingga 2024. "Kabupaten Sleman langsung melaksanakan tugas ini (penumbuhan petani milenial, Red) karena program ini selaras dengan visi misi kami menjadikan petani eksis dan menjadikan pertanian untuk meningkatkan ekonomi," katanya usai mengukuhkan 777 petani milenial Sleman.

Taufik Mawaddani terpilih sebagai ketua Badan Pengurus Harian Petani Millenial Kabupaten Sleman. Pemuda yang juga Young Ambassador program YESS Kementan 2022 sangat bersyukur karena resonansi petani milenial didukung penuh oleh bupati Sleman. "Setiap acara petani milenial, beliau, ibu kami selalu hadir sebagai bentuk komitmen dukungan terhadap tumbuhnya petani milenial," ungkapnya.

Menurut Dani, sapaan akrabnya, petani milenial tidak kalah dengan pegawai, baik secara penampilan maupun penghasilan. "Pertanian adalah lifestyle. Petani milenial itu bisa mapan. Jangan pernah meragukan itu, mari buktikan sukses bersama-sama di sektor pertanian," ajak Dani.(*/yog) sumber: osi wida/polbangtan yoma Editor : Editor Content
#Polbangtan #kementan #Kementerian Pertanian #BPPSDMP #Petani Milenial