Umumnya truk sebagai kendaraan yang biasa digunakan untuk mengangkut material dari site tambang ke tempat lain. Akan tetapi, dalam proses distribusinya,penghitungan material secara manual memerlukan waktu yang cukup lama. Berangkat dari permasalahan ini Widya Robotics yang merupakan perusahaan teknologi kecerdasan buatan(artificial intelligence) membuat inovasi baru yang dapat memudahkan para pekerja untuk menghitung muatan truk tersebut.
Perusahaan kecerdasan buatan dari Jogjakarta ini membuat produk yang dapat membantu para pekerja untuk menghitung muatan truk tersebut adalah Widya Load Scanner. “Teknologi LiDAR digunakan pada produk tersebut untuk mengukur volume material yang diangkut oleh forklift, truk, dump truck, dan lain sebagainya di lokasi tambang. Dibandingkan metode penghitungan secara manual, dengan menggunakan produk ini volume material dapat terbukti lebih cepat, efisien, efektif, dan real time (bisa langsung mengetahui volume material yang telah discan),” ujar Co-Founder dan CEO Widya Robotics Alwy Herfian S dalam siaran persnya.
Widya Load Scanner menawarkan teknologi pengukur muatan truk dengan cara yang lebih praktis. Dengan menggunakan teknologi light radar, alat ini mampu memberikan akurasi yang tinggi dalam mengukur volume pada muatan truk dan hasilnya pun dapat langsung di monitor secara realtime pada dashboard oleh operator.
Dia menuturkan, produk ini merupakan solusi yang paling tepat, cepat, dan akurat dalam menghitung volume material terutama yang berada dalam truk. Dengan adanya alat tersebut, efektivitas kerja dalam pengukuran material dapat dilakukan dengan lebih mudah.
PT PP (Persero) sebagai salah satu perusahaan yang telah menggunakan produk Widya Load scanner mengungkapkan kepuasannya dalam menggunakan Widya Load Scanner.
Senior Manager Head of Research and Innovation Department, PT PP (Persero), TBK Juniar Bakti Alkafianto menyampaikan dengan semangat teknologi Indonesia yang terus berkembang bersama dapat menciptakan kreasi teknologi anak bangsa. “Dengan adanya produk tersebut, para pekerja semakin mudah dalam menghitung muatan yang terdapat pada truk. Kecerdasan buatan membuat masyarakat menjadi lebih mudah dalam menyelesaikan pekerjaannya,” jelasnya. (sce/ila) Editor : Administrator