Secara terpisah, Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menyampaikan rasa syukurnya atas keberlangsungan acara ini. Dia menambahkan bahwa bantuan ini adalah kali ketiganya pada bulan Ramadan tahun ini.
“Saya sangat bersyukur bisa memberikan bantuan bagi para dhuafa. Setiap bulan Ramadan, Sido Muncul melakukan ini. Menurut saya, ini sangat praktis dan sudah berjalan selama 16 tahun," jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/4).
Sido Muncul, lanjutnya, menyerahkan santunan sebesar Rp. 200 juta untuk 1.000 anak yatim dan duafa disekitar kantor Sido Muncul Jakarta. Selain itu juga memberikan santunan senilai Rp. 750 juta kepada 1.000 kaum duafa di Kabupaten Semarang dan lima ponpes. Kali ketiga menggandeng pemerintah Kota Jogja untuk menyerahkan uang tunai kepada para duafa.
Irwan menjelaskan masing-masing duafa menerima Rp.150 ribu. Para penerima adalah warga yang membutuhkan. Terutama yang terdampak atas adanya pandemi Covid-19.
“Total penerima bantuan ada 1.000 orang. Masing-masing akan mendapatkan Rp150ribu. Mereka yang menerima kebanyakan adalah warga miskin, anak yatim korban covid, buruh gendong, dan tukang sapu jalan,” kata Irwan.
Manager Humas Sido Muncul Bambang Supartoko menuturkan bantuan sosial sudah menjadi komitmen PT. Sido Muncul. Terutama saat memasuki bulan Ramadan. Harapannya bisa sedikit menopang kebutuhan sehari-hari.
Untuk bantuan ke pondok pesantren di Semarang Jawa Tengah, Sido Muncul menyerahkan dalam wujud sembako. Adapula uang tunai yang diserahkan langsung ke pengasuh pondok. Untuk kemudian digunakan sesuai kebutuhan.
"Seperti hari ini kami menggandeng Pemkot Jogja melalui PKK Kota Jogja. Agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran. Sehingga bantuan lebih bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan," ujarnya. (Obi/Dwi) Editor : Editor News