Pantai Wediombo satu-satunya pantai yang menghadap ke barat jadi sehingga bisa melihat matahari tenggelam. Apa bisa melihat sunrise? lokasinya berada di perbukitan. Pasirannya landai sehingga aman untuk wisata keluarga. Tak hanya itu, jika Pantai Wediombo surut, pengunjung bisa melihat kolam alami nun ndah.
Cocok digunakan surfing termasuk snorkeling, karena merupakan pantai yang digunakan sebagai konservasi sumber daya laut. Wisatawan tidak perlu khawatir karena di lokasi tersebut tersedia warung, dan penginapan dan lain-lain. Makanan laut mulai lobster, ikan goreng hingga belalang goreng ada.
Menariknya lagi, fenomena kebumian yang dapat ditemukan di Teluk Wediombo. Adalah segemen pantai bagian timur Wediombo ditempati oleh batuan gunung api (breksi gunungapi, lava, setempat retas andesit) dan terobosan mikrodiorit yang berumur sekitar 40 juta tahun.
Sekretaris Dinas Pariwisata Hary Sukmono mengatakan, sebelum pandemi pengunjung Pantai Wediombo bisa mencapai 270 ribu orang. Pantai wediombo merupakan salah satu geosite dari 13 geosite Gunung Sewu UNESCO Global Geopark. Pantai tersebut satu diantara 27 destinasi wisata yang melakukan uji coba terbatas selama penerapan PPKM Level 2."Sesuai Inmendagri kapasitas tiap lokasi wisata dibatasi maksimal hanya 25 persen," kata Harry Sukmono Jumat (29/10).
Ketua Wediombo Surfing Society (WOSS), Tugiyanto mengatakan, komunitasnya mulai memberikan layan sejak 2014 dan berbadan hukum sejak 2017. Anggota ada 30-an. Untuk jasa pemanduan satu orang satu wisatawan dengan durasi satu jam dibandrol Rp 150 per jam. Susur pantai Wedimbo-Greweng untuk 5 orang dengan 2 pemandu dipatok Rp 150 ribu. "Sama, untuk pemanduan senorkeling," kata Tugiyanto. (gun/pra) Editor : Editor Content