Founder dan CEO Qlue Rama Raditya mengatakan, tantangan dalam industri smart city terus berkembang setiap saat sesuai dengan dinamika pasar. Karena itu, strategi perusahaan untuk fokus pada aspek pengembangan sumber daya manusia menjadi sangat krusial. ”Agar Qlue dapat terus berinovasi pada solusi yang dimiliki serta mampu beradaptasi secara optimal dalam aspek bisnis perusahaan,” jelasnya dalam pers rilis yang dikirimkan ke Radar Jogja, Senin (4/10).
Dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Rama mengatakan, Qlue akan tetap mengutamakan aspek akuntabilitas dan profesionalisme untuk memastikan setiap tim mampu berkontribusi bagi perusahaan. Kebijakan yang sudah diterapkan sejak 2019 lalu itu secara bisnis maupun operasional terbukti cukup efektif dengan keberhasilan perusahaan mencatatkan pertumbuhan usaha hingga 70% pada 2020 dibanding tahun sebelumnya.
“Perekrutan sumber daya manusia yang terbaik tentu memberikan dampak yang signifikan agar Qlue bisa mendapatkan talent-talent terbaik dan bisa berkontribusi secara maksimal bagi perusahaan. Kami juga menggandeng platform Kerja.io demi mengakselerasi ekspansi bisnis perusahaan karena dukungan talent terbaik tentu akan membantu proses ekspansi bisnis yang sedang kami realisasikan, khususnya di Jepang, Malaysia, dan Singapura,” jelas Rama.
Sementara itu, Co-Founder Kerja.io Alvin Salim menyambut baik kolaborasi dengan Qlue. Dengan jaringan Kerja.io yang luas di berbagai penjuru dunia, Qlue dapat terus meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya seiring dengan aktivitas ekspansi bisnis yang cukup gencar terutama ke luar negeri. Hal itu disebutnya sejalan dengan visi Kerja.io dalam menghubungkan mahasiswa diaspora Indonesia dengan perusahaan di Indonesia yang terus berkembang.
Selain bekerja sama dengan platform Kerja.io, Qlue juga aktif menyelenggarakan sesi diskusi bertajuk “Qluepedia” yang menjadi salah satu komitmen Qlue dalam mendorong terciptanya tenaga kerja profesional dan memenuhi kebutuhan industri secara aktual. “Qluepedia” berfokus membahas tren terkini terkait karir di dunia profesional melalui kerja sama dengan lebih dari 15 lembaga pengembangan karir perguruan tinggi ternama di Indonesia, baik negeri maupun swasta.
Menurut President Qlue Maya Arvini, kebijakan rekrutmen yang selektif menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan dalam mencatatkan pertumbuhan bisnis positif maupun ekspansi ke luar negeri. Hal itu karena manajemen mampu memastikan akuntabilitas seluruh karyawan perusahaan bisa terus produktif dan inovatif. Salah satu indikator keberhasilan tersebut adalah tingkat turnover rate karyawan di Qlue yang trennya terus turun. (om6/ila) Editor : Administrator