Hal itu juga yang dialami oleh Amry Dian Pratiwi. Saat memutuskan mengambil jurusan Tata Rias dan Kecantikan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 2008 lalu, Amry mengaku salah jurusan.
Sosok yang akrab dengan nama Amry Sophia itu mengaku awalnya ingin kuliah di jurusan musik. Sebab, sejak lama ia memang suka bermain musik. "Ya suka nge-band gitu memang, tapi kemudian sadar skill musiknya tidak seberapa," kenang Amry kepada Radar Jogja.
Namun, insiden salah jurusan itu justru membawa Amry pada karir yang menjanjikan. Kini ia memiliki karir sebagai make up artist (MUA). Biasanya, Amry mempersolek para pasangan pengantin, juga untuk keperluan acara lain.
Amry menceritakan awalnya ia sudah mulai bekerja di bidang itu sejak masih kuliah. Awalnya ia berpartner dengan para fotografer untuk memotret model di beberapa majalah.
Baru-baru ini, Amry terlibat dalam acara yang cukup prestisius yakni ajang touring Puteri Indonesia. Jadi para pemenang ajang tersebut mengunjungi DIJ untuk menjalani serangkaian acara.
Selama berada di DIJ, Amry bertugas sebagai salah satu MUA dari para model tersebut. Amry menceritakan awalnya ia sempat merasa deg-degan. "Cuma deg-degan aja sih tapi mereka baik-baik, nggak yang menyulitkan MUA. kita enak-enak aja," jelasnya.
Amry Sophia merasa karier sebagai MUA di DIJ cukup menjanjikan. Asalkan bisa tahu jalan menuju ke MUA itu. Harus bisa menentukan pilihan apakah mau ke wedding, entertainment atau apa. "Sekarang belajar juga gampang dari YouTube banyak sekali," lanjutnya.
Selain itu, ibu satu anak ini juga memiliki tips khusus bagi mereka yang ingin memulai karier di bidang MUA. Salah satu yang paling penting tentu saja menyiapkan skill. Yang tak kalah penting adalah menyiapkan peralatan dengan lengkap. "Tidak perlu yang mahal-mahal asal lengkap dan berfungsi," tandas Sophia. (kur/bah)
Editor : Editor Content