Ketiga value itu adalah creative dalam menyusung kreativitas anak muda dan UMKM. Kemudian communal yang mengajak berbagai komunitas anak muda dan komunitas budaya. Terakhir, timeless yang artinya tidak ada batasan waktu dan menjadi platfom yang dipakai semua kalangan.
"Selain itu juga menjadi tempat berkumpul semua kalangan dari berbagai usia," ujar Penanggung Jawab Bisnis dan Development Jawir Creative Communal Space Emilio Perdana Ambran ditemui Sabtu (22/5).
Dia menuturkan, kebudayaan yang menjadi fokus dari Jawir Creative Communal Space ini berawal dari sejarahnya Jawir yang berada langsung di kawasan Hotel Brongto, warisan peninggalan Sultan Hamengku Buwono VII.
Sebelumnya, Jawir Creative Communal Space sudah mengadakan soft opening sejak 18 April 2021. "Dalam masa pandemi dan harus menjaga jarak, bagi kami ini bukan tantangan signifikan. Sebab, kami memliki lahan yang cukup luas dan tempat duduk pun dari meja satu ke meja lain berjarak," ujarnya.
Masih di seputar kebudayaan, acara grand opening ini diramaikan dengan penampilan senandung timur dari Orkes Kampoeng Wangak. Selain itu, ada instalasi seni dari seniman Santos dan pameran dari Komunitas Indonesia Sketcher Jogja dan ditutup penampilan dari Band Akustik Last Intro dan Band Jazz Vincenzo. (om3/ila) Editor : Administrator