Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mangut Lele Bu Tien Sajikan Menu Nila Masak Kuning Khas Ambon

Editor News • Minggu, 4 April 2021 | 08:00 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA- Kuliner Jogjakarta  khususnya di wilayah Bantul, sangat beragam, dan cukup memanjakan lidah bagi para pecinta kuliner dan wisatawan yang sedang berkunjung ke Bantul.

Berwisata atau berkunjung ke Bantul belum lengkap rasanya kalau belum mencoba 'Mangut Lele Bu Tien' yang berlokasi di Dusun Sawo RT 04, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul.

Dengan sajian menu spesial mangut lele dengan sayur lalapan dan acar, ikan kuah kuning khas ambon dengan gudangan, juga ikan gurame bakar, ikan nila, dan ikan bawal. Semua disajikan dengan segar. Tempatnya pun cukup nyaman untuk bersantai dan pastinya higienis. Diracik dengan bumbu dan rempah-rempah nusantara yang sangat memanjakan lidah pecinta kuliner ikan.

 

Owner Mangut Lele Bu Tien Tien Tahapary Raharjo bersama suami Aiptu Budi Raharjo, yang kesehariannya berdinas di Sat Brimob Polda DIJ menuturkan, usaha rumah makan ini adalah usaha lanjutan atau pengembangan dari usaha utama yaitu sebagai penyedia Ikan Lele, Nila, Gurami, Patin, dan Bawal, yang telah dirintis sejak tahun 2005 silam.

 

“Nila kuah kuning atau nila masak kuning merupakan menu khas Ambon dengan rasa unik yang dipadukan dengan gudangan dan sambal terasa maknyus mengoyang lidah,” ujarnya Senin  (5/4).

 

Ibu dari dua anak asli Ambon ini menambahkan, dengan berbagai ramuan bumbu dapur, seperti seperti bawang merah, bawah putih, jahe, dan kunir, tidak hanya memberikan sensasi rasa gurih yang khas namun juga memberi rasa hangat bahkan bisa meningkatkan imunitas tubuh, yang perlu ditingkatkan di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

 

Sedangkan, rasa manis pada ikan semakin terasa karena Nila yang disajikan masih benar-benar fresh dari kolam. Selain menyajkan menu Nila Masak Kuning, yang tidak kalah nendang di lidah adalah Mangut Lele.

 

“Untuk cita rasa mangut lele kami sesuaikan dengan lidah orang Jawa namun dengan rasa khas Ambon yang juga istimewa dan tidak kalah bila dibandingkan dengan mangut lele lainnya,” tambahnya.

Mangut Lele Bu Tien menyajikan menu spesial Mangut Lele yang khas. Ada pula jenis olahan masakan ikan segar lain di antaranya Pecel Lele, Nila kuah Kuning khas Ambon, dan Gurami dan Nila goreng atau bakar. Semua tersaji serba segar, ikan diambil langsung dari kolam, dengan menu penyerta gudangan, urapan, trancam, dan lalapan acar.

Pecinta  kuliner akan dimanjakan dengan suasana alami, sajian masakan serba ikan yang segar. Sesekali terdengar gemericik  air kolam, menambah rasa nyaman untuk tinggal berlama lama sembari menikmati sajian segar Mangut Lele dan menu khas lainnya.

Usaha utamanya dengan nama Tien Fish, adalah sebuah usaha sebagai penyedia ikan segar. Memanfaatkan luas lahan -/+ 200 m2 dan baru digunakan separuhnya, dengan 12 kolam untuk Lele, Nila, dan Gurami. Dan, saat ini unit usaha dikembangkan untuk kuliner berbahan dasar ikan segar.

Tien Tahapary menuturkan, usaha ini berawal dari cerita dan tawaran dari rekan-rekannya untuk mencoba usaha peternakan ikan yang hasilnya sangat menjanjikan. Maka berbekal niat baik dengan modal yang masih sedikit kala itu, Tien Tahapary memulai usaha ini. Walaupun dalam perjalanan usahanya tidak berjalan mulus seperti rencana semula. Namun, berkat ketekunan dan terus belajar dari setiap masalah yang ada dari waktu-kewaktu usaha ini mulai nampak hasilnya.

Usaha yang diawali dengan modal 5 juta ini, dilakukan dengan berjualan bibit ikan, berjualan dengan mengantar secara door to door dari bakul ke bakul selama beberapa tahun.

Dalam perjalanan usahanya pernah mengalami berbagai kendala mulai ditipu hingga jutaan rupiah, gagal panen akibat ikan terkena penyakit jamur. Usaha dirintis bersama suami tahun 2005, dengan hanya  memiliki  beberapa petak kolam yang  dikerjakan bersama sang suami.

"Saat ini sudah ada 12 petak kolam. Semua usaha saya jalani seperti biasa, dan dengan iringan doa. Usaha rumah makan Mangut Lele Bu Tien & Tien Fish ini telah membantu banyak orang.

Baik peternak ikan dan pemasok makanan dari ikan, pelanggan dan para mitra, juga memberi kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar. Usaha ini tidak hanya mencari keuntungan semata, tapi sebagai sarana untuk peduli dengan orang lain,” katanya.

Sementara itu Sunarta Pelanggan  dari Gunungkidul menuturkan, bahwa kualitas ikan di Tien Fish bagus, kolamnya bersih, lingkungannya nyaman dan higienis, serta dilengkapi fasilitas ibadah (mushola). Untuk Gunungkidul Sunarto bisa menghabiskan 20-25 kilogram Ikan Lele segar setiap harinya.

"Sebagai distributor saya setiap hari mengambil ikan ditempat ini, kemudian langsung saya kirim ke warung-warung atau pelangganan saya di gunungkidul. Banyak tempat juga menyediakan ikan segar, tapi ditempat ini saya rasa lebih nyaman, kualitas bibit ikannya bagus, pelayanannya juga baik dan bersih. Jadi, selama tempat ini masih bisa menyuplai, saya akan terus menjadi pelanggan tetap," katanya. (sky) Editor : Editor News