Ketua DPRD DIJ Nuryadi berharap peran pers yang lebih besar dalam masa pandemi Covid-19 ini. Di antaranya melalui pengelolaan informasi yang baik dan dipertanggujawabkan. "Sehingga pers dapat melakukan pencerahan maupun pendidikan kepada publik," ujar Nuryadi Selasa (9/2).
Untuk peran pers di tengah masa pandemi yang telah berlangsung setahun terakhir ini, Nuryadi mengatakan peran pers sangat penting di tengah kondisi pagebluk Covid-19. Menurutnya, banyak bermunculan kabar atau informasi hoaks terutama di media sosial.
Dia mencontohkan seperti maraknya hoaks terkait Covid-19 ini. Di DIJ sendiri, informasi palsu yang meresahkan masyarakat juga masih sering ditemui di media sosial. Yang terbaru, seperti hoaks adanya imbauan Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X yang menutup kawasan pasar dan tempat wisata, hingga larangan berkunjung ke tetangga pada 6, 7 dan 8 Februari lalu. "Pers bisa memberikan informasi yang benar dari narasumber terpercaya untuk melawan hoaks," ungkapnya.
Politisi PDIP itu menambahkan, saat ini peran wartawan sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar, cepat, dan akurat. Termasuk untuk menumbuhkan optimisme masyarakat yang sudah setahun belakangan ini diterpa pagebluk Covid-19. “Tugas wartawan untuk memberikan informasi yang benar, cepat, dan akurat serta menumbuhkan rasa optimis kepada masyarakat,” katanya.
Selain itu pers sudah semestinya menjaga marwah demokrasi yang salah satunya melakukan controlling yang konstruktif dan membangun. Dia pun mengaku siap menerima kritik maupun masukkan dari kalangan pers. “Selamat Hari Pers Nasional, Ketua DPRD DIJ dan Seluruh Anggota DPRD DIYJ Berterimakasih Kepada Seluruh Insan Pers Atas Peran Sertanya Sebagai Aksekator Perubahan,” tuturnya. (kur/pra) Editor : Editor Content