Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Magelang Agus Tri Ratmoko menjelaskan, meningkatnya angka stunting lantaran pos pelayanan terpadu (Posyandu) diliburkan selama pandemi. Sehingga mempengaruhi tingkat kunjungan masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan balitanya.
Sasaran yang biasanya (sebelum pandemi, Red) di angka 5.588, kini menyusut sebanyak 1.245 balita. Angka itu tersebar di tiga kecamatan se-Kota Magelang. Yakni Magelang Utara, Magelang Tengah, dan Magelang Selatan.
“Sementara ini yang terbanyak di Magelang Selatan,” kata Agus saat dihubungi Rabu (21/10). Kendati begitu, dia tak menyebut detail berapa angka stunting di masing-masing kecamatan.
Angka stunting saat ini termasuk tinggi. Sebab jumlahnya melebihi angka kasus stunting tiga tahun lalu. Yakni 2017 mencapai 13,86 persen. Pada 2018 mencapai 11, 22 persen dengan jumlah 6.619 balita dan 2019 semakin menurun di angka 8,92 persen dari total balita mencapai 6.489. "Posyandu libur ada kenaikan kasus, dikarenakan jumlah balita berkunjung atau denominator turun,” ungkapnya.
Kepala Pelaksana (Plt) Dinas Kesehatan Kota Magelang Majid Rohmawanto menambahkan, langkah penanganan tetap dilakukan. Yakni dengan melanjutkan program kesehatan remaja, kesehatan ibu hamil dan pelayanan kesehatan anak balita. Termasuk pemberian makanan tambahan (PMT) ibu hamil, PMT balita dan pemberian multivitamin pada balita.
Dikatakan, beberapa program upaya pencegahan stunting saat ini ditunda. Sebab, adanya refocusing anggaran yang dialihkan untuk penanganan Covid-19. Dengan demikian program itu direncanakan pada 2021. “Seperti kegiatan skrining Hemoglobin (Hb) dan pemberian tablet tambah darah (TTD) untuk remaja putri,” ujarnya.
Dia mengimbau kepada masyarakat agar selalu memantau kesehatan balita dan ibu hamil. Terutama untuk penimbangan berat badan. Nah, masyarakat diharapkan melaporkan kepada tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan. Baik secara online maupun offline dengan membuat janji temu. (mel/laz) Editor : Editor Content