Corini, "Penghuni" Baru Polbangtan YoMa Kampus Magelang Berbobot 40 Kg
Editor Content• Kamis, 2 April 2020 | 23:35 WIB
KEMBALI BANGKIT: Jam operasional Pasar Gentan dibatasi hanya sampai pukul 12.00. Protap ini berlaku juga di pasar-pasar tradisional lainnya. (ELANG KHARISMA/RADAR JOGJA )RADAR JOGJA - Berita menggembirakan tersiar dari Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa). Kampus Jurusan Peternakan di Magelang kedatangan penghuni baru. Namanya Corini. Inilah pedhet (anak sapi) simmental yang lahir 29 Maret 2020, sekitar pukul 06.00. Bobot lahirnya mencapai 40 kilogram. "Namanya Corini karena lahir di tengah wabah virus corona," ungkap Dr drh Supriyanto MP, kepala Jurusan Peternakan dan Tim Pembudidayaan Ternak Polbangtan YoMa, Kamis (2/4/2020).
Corini lahir dari induk sapi simmental yang kawin secara alami dengan pejantan simmental. Sehingga lahir pedhet jenis simmental pula.
BOBOT 40 KG: Kepala Jurusan Peternakan Polbangtan YoMa Dr drh Supriyanto MP (kanan) sedang membersihkan tali pusar (funiculus umbinicalis) Corini dengan iodium tincture 10% untuk mencegah infeksi. ( (Polbangtan YoMa for Radar Jogja) )
Pedhet berjenis kelamin betina itu lahir secara alami sesuai recording. Tidak melalui operasi caesar.
Supriyanto mengatakan, tali pusar Corini langsung dibersihkan tak lama setelah dilahirkan. Ini supaya tidak terjadi infeksi. "Selama 1-3 hari ini (Corini, Red) minum susu kolesterum dari induknya langsung," jelasnya.(*/yog)