Sigit berpendapat, saling membantu masyarakat dan membudayakan gotong royong demi kesejahteraan bersama menjadi salah satu hal yang perlu digiatkan di momen ini. Harapannya seluruh jajaran panitia langsung bergerak, memetakan, lebih cepat lebih baik sehingga kalau ada masalah bisa diatasi sedini mungkin.
“Tingkatkan juga kepekaan, tanggap dengan kondisi sekitar. Kalau ada saudara yang membutuhkan bantuan, langsung bergerak,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Wawan Ernawan selaku ketua panitia berharap seluruh jajaran kepanitiaan bisa melaksanakan tugas sebaik-baiknya. “Bisa berkoordinasi dan saling memberikan solusi demi kelancaran dan suksesnya Bulan Dana PMI Kota Magelang,” jelasnya.
Panitia telah melaksanakan pengumpulan dana mulai 1 Juli sampai 30 September. Dana dapat dihimpun dari perangkat desa, pelaku usaha, instansi pemerintah, instansi pendidikan, dan masih banyak lagi yang lain.
Wawan menyebutkan, Bulan Dana PMI Kota/Kabupaten akan mendapatkan penghargaan PMI Jawa Tengah apabila mencapai lebih dari 25 persen dari tahun sebelumnya. Maka jika ingin mendapatkan, paling tidak panitia harus bisa menghimpun sebesar Rp 304 juta. “Ini yang harus diupayakan,” jelasnya.
Tahun 2018 lalu panitia dapat menghimpun dana Rp 277.245.500, dari target yang ditentukan sebesar Rp 250 juta. Apabila diasumsikan penduduk Kota Magelang 130.000 jiwa, maka per penduduk dapat membantu kemanusiaan rata-rata Rp 2.123. “Ini nominal yang ringan jika setiap individu ikut menyumbang,” kata Wawan. (cr10/laz/er) Editor : Editor News