Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kopi Seplawan, Brand Lokal Yang Makin Digandrungi

Magang • Kamis, 18 April 2019 | 17:16 WIB
BERBAGI: Kopi Seplawan disajikan di sebuah TPS di Kecamatan Kaligesing, Rabu(17/4). (BUDI AGUNG/RADAR JOGJA)
BERBAGI: Kopi Seplawan disajikan di sebuah TPS di Kecamatan Kaligesing, Rabu(17/4). (BUDI AGUNG/RADAR JOGJA)
PURWOREJO - Kopi Seplawan. Brand kopi lokal Purworejo ini sedang naik daun dan semakin digemari. Nah, sang pemilik punya strategi agar semakin banyak yang bisa menikmatinya. Salah satunya membagikan gratis di sejumlah titik saat coblosan Pemilu 2019, Rabu (17/4).

BUDI AGUNG, Purworejo

Memanfaatkan mobil bak terbuka yang sudah didesaian sedemikian rupa, Toto Sugiharto, pemilik Kopi Seplawan mengerahkan karyawannya untuk menyambangi TPS-TPS yang ada di seputar Kecamatan Kaligesing. Ratusan gelas kopi dengan aneka jenis disajikan panas dan gratis kepada penyelenggara Pemilu. "Menyelenggarakan Pemilu agar berjalan lancar dan aman itu tidak mudah. Ini bentuk penghargaan kami bagi mereka," ungkap Toto Sugiharto.

Menurutnya, dia tidak akan pernah merasa rugi harus membagikan kopi-kopi yang dihasilkannya. Kopi yang digunakan pun bukan kopi sortiran. Namun kopi yang dijual biasanya. Kualitasnya tentu saja sama."Kami tidak pernah merekomendasikan untuk mengkonsumsi kopi sortiran itu," tambah Toto.

Toto pun menolak jika kegiatan itu dikatakan sebagai ajang promosi. Masyarakat Kaligesing secara umum sudah paham akan produksi kopinya.
Menurutnya, semua ini murni ingin berbagi saja kepada penyelenggara Pemilu. Tentunya mereka capek dan butuh sesuatu yang hangat atau panas. Apalagi penyelenggaraan kali ini cuacanya agak dingin karena hujan dari siang sampai sore hari.

Soal mobil yang digunakan, Toto mengaku memang memiliki mobil khusus yang didesain agar bisa berpindah tempat dengan cepat. Ini merupakan terobosannya untuk bisa melayani permintaan masyarakat dengan cepat. Selain itu, untuk mendukung beberapa kegiatan juga akan lebih mudah.”Kami tidak perlu repot-repot buka stan, tapi cukup membuka mobil dan layanan bisa segera dilakukan," tambahnya.

Kopi Seplawan sendiri selama ini dihasilkan dari pengembangan kopi organik yang dilakukan kelompok tani di Kecamatan Kaligesing. Pangsa pasarnya semakin luas dar berbagai kegiatan promo yang dilakukan. Menurutnya, kita perlu mengangkat kopi lokal, dan tampaknya berhasil. Dia juga mendorong teman-teman penggiat kopi di Purworejo bisa memunculkan kopi lokalnya.”Saya yakin dengan ketekunan semua akan berhasil," kata Totok.

Camat Kaligesing Bagas Adi Karyanto memberikan dukungan dalam pembagian kopi Kaligesing. Hal ini akan membuka mata masyarakat dimana kopi lokal pun tidak kalah dibandingkan dengan kopi pabrikan yang ada di masyarakat. (din/mg2) Editor : Magang
#Brand kopi lokal #kopi Seplawan #Pemilu