"Sekarang lebih luas. Karena sekolah tersebut akan menjadi lab school bagi Universitas Muhammadiyah Magelang," kata Eko.
Ditambahkan Wakil Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Magelang Muljono MM, pemindahan lokasi gedung tersebut berazaskan tukar manfaat. Dimana gedung sekolah yang lama akan dibangun untuk ruang kuliah empat lantai.
"Alhamdulillah, tahun pelajaran baru belum dimulai tapi sudah ada 22 siswa yang mendaftar ke SD Inovatif Pujotomo ini," ungkapnya.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PWM) Jawa Tengah, Drs Wahyudi MPd, yang juga diundang dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan UM Magelang untuk merintis SD Inovatif Pujotomo sebagai lab school. Hal tersebut menunjukkan bukti pembibitan kader persyarikatan yang berkarakter dan berkemajuan terus berjalan.
Sebelum meresmikan Gedung SD Inovatif Pujotomo, Ketua Umum PP Muhmmadiyah terlebih dahulu menyampaikan tauziyah antara lain tentang peran Muhammadiyah dalam pembangunan bangsa Indonesia. Ia juga berpsan agar menyambut Bulan Suci Ramadan, warga Muhammadiyah dapat memperkaya ihksan baik dengan yang seiman maupun yang berbeda keyakinan. Hal itu guna menunjukkan ajaran Islam yang rahmatal lil ‘alamin dan berkemajuan.
"Muhammadiyah sebagai organisasi yang memiliki kepribadian serta banyak melahirkan tokoh besar seperti Jenderal Sudirman. Warga Muhammadiyah hendaknya kita bersikap kritis sebagai wujud cinta tanah air dan untuk mewujudkan bangsa yang berkepribadian," tegasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga Muhammadiyah dan Aisyiyah yang berasal dari PCM, PDM, PCA, PDA Kota dan Kabupaten Magelang serta keluarga besar UM Magelang. (adi/dem)
Editor : Editor News