Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ini Dia Lokasi Tempat Nongkrong dan Ngopi Asyik di Jogja

Editor News • Kamis, 9 Maret 2017 | 00:02 WIB
Wisatawan asing saat ngopi di kedai Kopi Luwak Mataram milik Mery Anggraeni dan Edy Prabowo yang terletak di Jalan Pelemwulung, Banguntapan, Bantul, Jogjakarta. (Foto: Dokumen Edy Prabowo For Radar Jogja Online)
Wisatawan asing saat ngopi di kedai Kopi Luwak Mataram milik Mery Anggraeni dan Edy Prabowo yang terletak di Jalan Pelemwulung, Banguntapan, Bantul, Jogjakarta. (Foto: Dokumen Edy Prabowo For Radar Jogja Online)
RADARJOAGJA.CO.ID – Anda pecinta kopi yang tinggal di Jogja atau sedang berlibur ke Jogja. Nah, liburan Anda nampaknya kurang lengkap sebelum mampir ke Kedai Kopi Luwak Mataram untuk mencicipi kopi luwak.

Berbeda dengan tempat ngopo lain, Kedai milik Mery Anggraeni yang berlokasi di Jalan Pelemwulung, Banguntapan, Bantul, Jogjakarta ini menawarkan nuansa berbeda dibandingkan tempat ngopi pada umumnya.

Di tempat ngopi milik Mery ini para pengunjung dapat melihat secara langsung proses fermentasi kopi mulai dari binatang Luwak memilih biji-biji kopi untuk dimakan. Kemudian, pengunjung diperbolehkan ikut memproses mencuci biji kopi yang bercampur dengan kotoran luwah kemudian dijempur.

"Pengunjung boleh membuat kopi sendiri sesuai selera," kata Mery didampingi suaminya Edy Prabowo kepada Radar Jogja Onlinebeberapa waktu lalu.
Photo
Photo

Mery menerangkan, kedai Kopi Luwak Mataram miliknya ini berdiri pada 2012. Awalnya, ia terinspirasi dari banyaknya penggemar kopi luwak di tanah air. Bahkan, banyak pecinta kopi di luar negeri yang cocok dengan kopi yang telah difermentasi oleh binatang luwak.

"Proses pembuatan bubuk kopi luwak ini sangat panjang, bisa berminggu-minggu. Sebab, binatang luwak hanya memakan biji kopi yang dianggapnya paling enak," jelasnya.

Namun demikian, saat akan berkunjung ke kedai Kopi Luwak Mataram ini Anda harus menyediakan dana yang lebih. Sebab, harga per cangkir kopi di tempat ini jauh dibandingkan kopi pada umumnya.

"Paling banyak tamu saya warga asing yang sedang berlibur ke Jogja seperti wisatawan dari Jepang, Belanda, Hongkong, China, Amerika dan lain sebagainya," jelas Edy Prabowo. (mar/dem) Editor : Editor News
#komunitas pecinta kopi #tempat ngopi #kopi luwak