Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wisata Kekinian di Jurang Tembelan

Administrator • Senin, 9 Januari 2017 | 20:28 WIB
SPOT KUPU-KUPU: Wisatawan sedang antre berfoto di salah satu spot yang disediakan di Jurang Tembelan, Desa Kanigoro, Dlingo, Bantul.(AMJOSA ZAKKY ADJI/RADAR JOGJA)
SPOT KUPU-KUPU: Wisatawan sedang antre berfoto di salah satu spot yang disediakan di Jurang Tembelan, Desa Kanigoro, Dlingo, Bantul.(AMJOSA ZAKKY ADJI/RADAR JOGJA)
RADARJOGJA.CO.ID - BANTUL - Bicara soal tempat wisata di DIJ memang tidak pernah ada habisnya. Selalu saja ada yang baru dan menarik. Salah satunya adalah Jurang Tembelan yang baru lima bulan yang lalu berdiri. Terletak di Desa Kanigoro, Dlingo, Bantul, tempat ini menyuguhkan pemandangan dari ketinggian lengkap dengan spot untuk berfoto.

Salah satu pengurus tempat wisata Jurang Tembelan Zamroni mengatakan, terdapat tiga spot unik yang bisa digunakan pengunjung untuk berfoto. "Ada perahu bambu, sayap kupu-kupu, dan gardu pandang," ungkapnya ditemui, kemarin (8/1).

Dalam sehari Jurang Tembelan bisa didatangi pengunjung hingga 150 orang. Sedangkan saat libur panjang, pengunjung bisa membeludak hingga 300 orang per hari.

Zamroni menambahkan, lokasi wisata tersebut dibangun dan dikelola oleh enam warga yang tinggal di sekitar Tembelan. Lokasi yang digunakan tersebut merupakan tanah pribadi, maka pendanaan dan pengurusan segala sesuatunya masih ditanggung mereka berenam.

"Tujuan awalnya hanya ingin mengurangi pengangguran di sekitar sini. Selain itu juga ingin meningkatkan pariwisata di Bantul," jelas Zamroni.

Pengunjung yang datang pun tidak butuh merogoh kocek terlalu dalam, hanya dengan membayar Rp 3.000 saja untuk kendaraan roda dua Rp 5.000 untuk kendaraan roda empat. Harga tersebut sudah termasuk harga tiket masuk. Biasanya pengunjung mengambil momen yang tepat untuk berfoto, yaitu saat pagi hari ketika masih diselimuti kabut dan pada saat matahari terbenam.

Salah satu pengunjung dari Giwangan Handoko mengaku sudah enam kali datang ke Jurang Tembelan. Selain pemandangan yang asri dan udara yang sejuk, dia juga dapat mengabadikan momen pagi hari. Walaupun Handoko harus bersabar untuk mengantre foto setiap kali dia datang ke lokasi tersebut. "Seringnya kalau ke sini pagi hari, pas masih ada kabut jadi bagus untuk berfoto," tandasnya.

Rata-rata spot yang digunakan untuk berfoto tersebut terbuat dari bambu, oleh karena itu batas maksimal pengunjung yang dapat naik hanya dua orang saja. Lantaran material bambu yang tidak bertahan lama, pengelola harus sering-sering melakukan pengawasan di titik-titik tersebut untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan. (ita/ila/ong) Editor : Administrator
#wisata jogjakarta #wisata jogja #Wisata #selfie #Bantul #hutan wisata #foto selfie