"Selamat untuk Polres Magelang. Selamat untuk polisi yang telah menangkap pelaku teror dengan benda rakitan menyerupai bom di Kompleks Pasar Tegalrejo. Polisi telah memberi rasa aman bagi masyarakat," tulis Permana dalam satu akun media sosialnya.
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang tersebut tidak lupa memajang laporan tentang keberhasilan tim gabungan Resmob dan Reskrim Polres Magelang menangkap pelaku yang diduga melakukan tindak terorisme. Dalam laporan tersebut disebutkan tersangka ditangkap pada Rabu (4/1) sekitar pukul 11.00 di Dusun Gentan Desa Purwosari atau tepatnya di depan Pasar Tegalrejo.
"Laporan tersebut sudah banyak tersebar. Sehingga kami meyakini kalau pelaku memang sudah tertangkap," tuturnya.
Permana berharap polisi ungkap motif teror dengan jelas dan transparan. Hal tersebut penting untuk dilakukan agar tidak terjadi persoalan baru di masyarakat.
"Masyarakat juga harus tenang. Tidak usah mudah terprovokasi. Biarlah polisi menangani kasus ini dengan transparan," pintanya.
Tas Berisi Bom Rakitan Diledakkan
Dalam laporan yang berkembang di masyarakat, tersangka teror berinisial HF yang beralamatkan di Dusun Krajan Desa Tegalrejo. Barang bukti yang diamankan satu unit sepeda motor Nopol : AA-2770-JK warna HItam, helm warna hitam merk MAZ metrix, dua buah obeng, tang, cutter dan lainnya. Selain itu juga diamankan satu bungkus plastik berisi arang hitam berat sekitar 1,5 Kg.
Tak Ada Detonator, Black Powdernya Bubuk Arang
Terdapat juga satu buah buku gambar bersampul kuning dalam barang bukti yang diamankan polisi. Juga bolpen warna merah, hitam dan biru yang semuanya bertuliskan conector pen
Selain Bom Rakitan Ada Kertas Bertuliskan Arab Gundul
Seperti diketahui, jelang pergantian tahun baru, warga Magelang dan sekitarnya dikejutkan dengan benda yang diduga bom rakitan. Salah seorang warga menemukan tas yang berisi benda diduga bom di depan Apotek Perintis Farma Tegalrejo, Jalan R Pahlawan 83, Tegal-rejo, pada 27 Desemeber tahun lalu. benda tersebut akhirnya diledakkan oleh Tim Jihandak Polda Jawa Tengah. (dem/eri) Editor : Editor News