Travel Budget dengan Beragam Promo
JOGJA- Membahas mengenai wisata seolah tak ada habisnya. Apalagi bagi mereka yang suka jalan- jalan. Selain beragam destinasi wisata yang layak dikunjungi, biaya perjalanan yang setinggi langit kadang membuat orang jadi berpikir ulang untuk melakukannya. Alhasil, banyak masyarakat yang akhirnya memutuskan untuk melakukan travel backpacker.
Guna memfasilitasi para traveler inilah, Teja Wisata hadir ditengah- tengah kita. Setelah sebelumnya beroperasi secara online, travel backpacker langganan artis ibukota ini akhirnya membuka kantornya secara offline di daerah Wirobrajan, Jogjakarta. Tepatnya di Jalan Nakula No 17.
Pemilik Teja Wisata Suteja mengatakan, sejak diresmikan sebulan yang lalu, semua jenis aktivitas yang berkaitan dengan perjalanan wisata baik itu booking tempat, hari, destinasi, ataupun informasi dapat dilakukan disini. Walaupun saat ini Teja Wisata masih menyediakan fanspage khusus di beberapa media sosial seperti facebook dan instagram namun bagi yang ingin berkunjung secara langsung silahkan.
"Bagi mereka yang ingin tau lebih banyak mengenai paket perjalanan kami ataupun konsultasi bisa langsung ke sini. Karena disini kami tidak hanya melayani booking perjalanan tetapi juga membagi tips mengenai bagaimana melakukan perjalanan dengan sistem backpacker," tuturnya.
Teja, begitu sapaan sehari- harinya memaparkan, meski kata backpacker ini familiar namun tidak semua orang paham mengenai konsep bepergian dengan cara ini. Untuk itu salah satu visi dari Teja Wisata ini adalah mengedukasi para tamu, khususnya mereka yang belum sepenuhnya berpengalaman untuk memahami lebih jauh.
"Yang mereka tau backpacker itu orang- orang kere. Padahal bukan itu, backpacker itu adalah salah cara bepergian atau berwisata dengan memanfaatkan budget yang tidak seberapa atau terbatas semaksimal mungkin sesuatu dengan kebutuhan," ujarnya.
Dia menjelaskan, Teja Wisata ini merupakan salah satu biro perjalanan yang didirikan setahun lalu dengan kategori travel backpacker berkonsep low cost. Karena kategorinya travel backpacker paket yang ditawarkanpun jauh lebih murah dibanding paket perjalanan biasa.
Paket Jakarta- Bangkok 3D2N PP misalnya, Teja hanya menjualnya 2,95 juta per pax. Harga ini sudah termasuk hostel, private car, dan tour guide. Kemudian ada juga trip Jakarta- Hongkong, 5,9 juta PP, fasilitas yang didapat apartemen, public transport, dan masuk tiket wisata, bahkan Jakarta- Turkie 13 Juta PP, sudah termasuk hostel, tiket masuk wisata, public transport exclude makan, tups guide, visa, dan asuransi.
"Kemudian ada juga promo khusus Beli 3 Gratis 4 untuk paket wisata Ke Bali untuk pemerbangan Maret- Agustus 2017. Dalam paket tersebut kami hanya membandrolnya dengan harga 2,5 juta per pax," ucapnya.
Teja menyebutkan, hampir semua perjalanan wisata keluar negeri dilayani Teja Wisata, kecuali Afrika Selatan. Hal ini dikarenakan akses serta kepengurusan visa disana masih sangat rumit. "Kalau tempatnya sih bagus- bagus ya, rencana secepat mungkin kami akan buka jalur kesana. Semoga wacana ini segera," katanya.
Tak hanya melayani perjalanan ke luar negeri, Teja Wisata ini juga melayani wisata domestik. Namun untuk domestik jumlahnya sangat terbatas yakni hanya Jogjakarta, Belitung, Bali, dan Lombok.
Jika dilihat dari segi bisnis, usaha travel backpacker yang dimiliki Teja ini dinilai cukup potensial. Karena ditengah padatnya rutinitas sehari- hari seperti halnya pekerjaan membuat orang ingin melepas penat. Salah satu caranya dengan berwisata ataupun jalan- jalan.
"Tapi sekali lagi mereka selalu terkendala budget. Karena budgetnya pas- pasan mereka jadi sering bingung, padahal untuk sekedar berwisata mereka bisa kok gunain dana yang pas- pasan itu, asalkan untuk beberapa fasilitas seperti makan harus benar- benar dihemat, dan transportasi cukup menggunakan transportasi public," katanya.
Diibanding biro perjalanan lainnya, harga yang ditawarkan Teja Wisata ini jauh lebih murah dengan selisih antara 50- 60 persen dari harga perjalanan biasa. Adapun tamu yang pernah menggunakan jasanya biasanya kalangan artis seperti Dea Mirella, Sarwana, Nina Tamam, Alfin Adam, dan masih banyak yang lainnya.
"Kalo tamu kebanyakan dari Jakarta. Prosentase hampir 60 persen sendiri. Sedangkan sisanya, baru dari Jogjakarta 10 persen, Sumatera, Manado, Makassar, dan Pekanbaru," ujarnya.
Selain promo harga yang gila- gilaan, beragam fasilitas lainnya turut disediakan oleh biro perjalanan ini seperti private car dan tour guide yang didapat secara free tanpa adanya tambahan fee. (*/met/ong)
Editor : Administrator