Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Masyarakat Bisa Akses Bansos via Website Baru

Administrator • Jumat, 15 Juli 2016 | 16:10 WIB
Photo
Photo
MUNGKID – Pemkab Magelang berusaha menerapkan transparansi dalam layanannya. Kini, masyarakat bisa mengakses informasi langsung terkait pelayanan publik. Yakni pelayanan informasi publik layanan bantuan sosial terencana maupun tidak terencana. Masyarakat bisa mengakses di website resmi www.bansos.magelangkab.go.id.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi (Disnakersostrans) Kabupaten Magelang Endot Sudianto mengatakan, situs ini diwujudkan sebagai sarana dan prasarana informasi yang interaktif dan dinamis.

"Untuk meningkatkan layanan pada masyarakat luas melalui jaringan internet. Selain itu juga meningkatkan akses data dan informasi publik terkait layanan bantuan sosial terencana maupun tidak terencana di Kabupaten Magelang," ungkap Endot saat me-launching danm melakukan sosialisasi Percepatan Pelayanan Bantuan Sosial Melalui website di Ruang Bina Praja Kompleks Setda Pemerintah Kabupaten Magelang, Kamis (14/7).

Endot memandang, ini penting. Terutama dalam mengatasi permasalahan penanggulangan kemiskinan.

"Dengan terbentuknya website ini, semua bentuk informasi bagi masyarakat miskin akan cepat terpublikasikan," tegasnya.

Lewat situs tersebut, Endot berharap peran serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping program keluarga harapan dan perangkat desa yang sudah "melek internet" menyebarluaskan situs ini. Tujuannya, membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial terencana.

Website ini dibentuk untuk meningkatkan kinerja di bidang pelayanan publik Pemkab Magelang. Ini merupakan komitmen pemerintah dalam pengelolaan bantuan sosial.

"Meningkatkan kinerja dibidang pelayanan publik, melalui pembuatan website," tegas Plt Sekda Agung Trijaya.

Agung berharap dengan adanya fasilitas baru tersebut, layanan pada masyarakat dan penanggulangan kemiskinan semakin optimal. Ia menyebut, angka kemiskinan mencapai angka 12,98 % dari jumlah keseluruhan penduduk Kabupaten Magelang.

"Sebuah solusi inovatif, praktis, dan komprehenshif dalam pelayanan kemiskinan. Harapannya, mempermudah pelayanan pada kaum miskin di Kabupaten Magelang," katanya.

Di sisi lain, Agung menyebut website tersebut bisa memecahkan kesulitan masyarakat dalam mengakses layanan bantuan sosial terencana dan tidak terencana. Seperti biaya kesehatan, maupun biaya pendidikan. "Termasuk pelayanan bagi gelandangan di Kabupaten Magelang," katanya.(ady/hes) Editor : Administrator
#Pemkab Magelang #TKSK #Disnakersostrans