MUNGKID - Kota Mungkid, ibukota Kabupaten Magelang kemarin (22/3) tepat berusia 32 tahun. Momentum puncak ulang tahun pun ditandai prosesi arak-arakan delapan kereta kencana yang ditunggangi Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Magelang.
Upacara peringatan HUT ke-32 Kota Mungkid diikuti 5.000 peserta, terdiri atas anggota TNI/Polri, instansi di Pemkab Magelang, sejumlah perangkat desa dan elemen masyarakat. Arak-arakan kereta dimulai dari Pendopo Kabupaten Magelang menuju Lapangan Drh Soepardi, lokasi upacara.
Barisan arak-arakan diawali oleh barisan empat ekor kuda. Yaitu kereta yang dinaiki Bupati Magelang Zaenal Arifin beserta Ny Tanti Zaenal Arifin, kereta kedua Wakil Bupati Zaenal Arifin beserta Ny Titik Zaenal Arifin, kereta ke tiga Dandim beserta istri, kereta ke empat ketua DPRD dan wakil ketua. Sementara kereta kelima Kapolres Magelang beserta ketua Pengadilan Negeri, kereta keenam ketua Pengadilan Agama, kereta ke tujuh Sekda, dan kereta ke delapan Asisten Sekda.
Seluruh karyawan-karyawati hingga perangkat di tingkat desa juga mengenakan busana adat Jawa. Bahkan tidak hanya melalui busana yang nuansa kejawaan. Namun Bupati Magelang Zaenal Arifin dalam sambutannya selaku inspektur upacara juga menggunakan bahasa Jawa.
Ia mengatakan, peringatan ulang tahun ke-32 ini merupakan momentum yang baik untuk melihat hasil kinerja atau prestasi yang telah dicapai selama ini. Tentunya, hal ini untuk kesejahteraan masyarakat.
"Keberhasilan yang telah dicapai selama ini jangan sampai menjadikan takabur. Namun hendaknya sebagai cambuk untuk lebih giat lagi dalam mengemban amanah dari masyarakat," katanya kemarin.
Menurutnya, terwujudnya visi misi Kabupaten Magelang tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tanpa ada dukungan dari berbagai komponen masyarakat. Mengingat ke depan tantangan semakin banyak dan semakin berat.
Dikatakan, pemkab Magelang terus selalu berusaha serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat hingga mendapatkan berbagai prestasi. Baik itu prestasi regional, nasional maupun internasional. Di antaranya di bidang kesehatan, pendidikan, pertanian, pariwisata, industri kecil dan menengah, serta di bidang lingkungan hidup.
"Kami mengimbau agar prestasi yang telah dicapai jangan sampai lepas. Perlu terus dilestarikan dengan semangat membangun Kabupaten Magelang," ajak bupati. (ady/laz/ong) Editor : Administrator