Bos Toko Emas Mustika Gold Mage-lang (MGM) ini mengakui, pencairan bonus ini berlarut-larut. Karena ada lonjakan perolehan medali dari jumlah yang ditargetkan. Kota Mage-lang meraih 74 emas, 76 perak, dan 92 perunggu dari target 40 emas, 20 perak, dan 20 perunggu. "Akhirnya kami harus mengajukan tambahan bonus pada anggaran perubahan dengan perjalanan pan-jang dan melelahkan. Tapi, bersyukur sekarang sudah terealisasi," katanya.Atlet peraih emas mendapat bonus Rp 10 juta. Sementara peraih perak Rp 5 juta dan perunggu Rp 3 juta. Bagi pelatih yang atletnya meraih emas mendapat Rp 3 juta, perak di-beri Rp 2 juta, dan perunggu Rp 1 juta. "Jumlah itu belum dipotong pajak 6 persen," katanya.
Pj Wali Kota Magelang Rudy Apri-yantono mengapresiasi prestasi yang ditorehkan para atlet dan pelatih. Termasuk mengapresiasi KONI yang dinilai sukses menggelar Porwil Dulongmas ke-3."Bonus ini wujud apresiasi dan kecintaan kami pada prestasi olah-raga. Jadikan tali asih ini motivasi untuk meningkatkan prestasi ke depannya. Kebetulan, hari ini, Pemkot Magelang mendapatkan penghar-gaan KONI Award 2015 dari pemprov dalam hal pembinaan atlet," kata Rudy.Terkait tertundanya bonus bagi 10 atlet, Rudy meneruskan, ada dua alter-natif skenario yang bisa dilakukan agar bonus tetap diberikan. "Pertama, memindahkan KTP atlet bersangkutan ke KTP kota atau kami mencari dana corporate social res-ponsibility (CSR) untuk membiayai bonus," paparnya. (dem/hes/ong) Editor : Editor News