Bupati Datangi Pasar dan Garasi Bus
Editor News • Rabu, 23 Juli 2014 | 15:22 WIB
MUNGKID - Momen jelang Lebaran dimanfaatkan Bupati Magelang turun ke lapangan. Bersama dengan jajaran Muspida dan instansi terkait, Bupati Magelang Zaenal Arifin melakukan inspeksi mendadak (sidak). Mereka sidak di beberapa lokasi di Kabupaten Magelang.Sidak yang diakukan, di antaranya ke Pasar Tradisional di Kecamatan Muntilan, Swalayan Laris, Terminal Bus Muntilan, Garasi PO Ramayana, dan Agen LPG di Sraten, Kecamatan Mertoyudan."Kedatangan ini untuk melihat kesiapan pasar menghadapi lebaran yang akan datang," kata Bupati Magelang kemarin (22/5). Bupati berharap, hingga Lebaran nanti semoga tidak terjadi lonjakan harga yang berarti. Sehingga kebutuhan pokok yang setiap menjelang Lebaran, permintaanya cenderung naik. Karena masyarakat biasanya melakukan aksi borong-borong untuk persiapan Llebaran tidak terjadi.
Dari pantauan di pasar harga-harga memang sedikit naik. Namun masih dalam batas kewajaran. Seperti beras dengan jenis IR 64 berkisar antara Rp 8.500 hingga Rp 8.700 per kilogram. Begitu pula daging sapi atau kambing dengan kondisi bagus seharga Rp 96 ribu per kilogram."Kami hanya ingin memastikan stok serta cadangan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Magelang dalam kondisi aman," jelasnya. Saat melakukan pemantauan di Swalayan Laris Kecamatan Muntilan, petugas tidak ditemukan makanan atau kemasan yang kedaluwarsa. Bupati berpesan pada pemilik swalayan untuk meningkatkan pengawasan terhadap dagangannya. Sehingga tidak sampai terjadi kemasan yang rusak."Dengan begitu konsumen akan terlindungi," jelasnya.
Sidak Bupati ini dimaksudkan untuk mengetahui stok maupun perkembangan harga barang-barang kebutuhan pokok masyarakat menjelang Lebaran. Di antaranya, beras, daging, telur, dan lainnya."Kedatangan ini untuk memastikan cadangan kebutuhan pokok dalam kondisi aman. Sehingga masyarakat utamanya menengah ke bawah, bisa memenuhi kebutuhannya dengan baik," tegasnya.Siti, pedagang beras di los Pasar Muntilan mengatakan, harga beras jelang Lebaran sama seperti beberapa waktu lalu. Harga masih tergolong stabil."Kalau ada kenaikan sifatnya hanya sedikit. Biasanya, menjelang Lebaran angkutannya jadi sulit," katanya.
Sementara Kristanto, pemilik PO Ramayana mengatakan, Lebaran kali ini perusahaannya mengoperasikan 135 bus. Sebanyak 100 bus melayani jurusan Jakarta dan sekitarnya. Sementara 35 bus melayani transportasi lokal, seperti Semarang-Jogjakarta.Perusahaannya, lanjut Kristanto, selalu mengedepankan keamanan maupun kenyamanan penumpang. Target itu diraih dengan melakukan kontrol atas kelaikan bus dan membekali armadanya dengan surat surat lengkap."Baik itu uji kendaraan maupun awak kendaraan dalam kondisi prima. Mengingat setiap bus di awaki dua sopir yang bergantian," jelasnya.(ady/hes) Editor : Editor News